Wow, ini 5 sutradara perempuan Tanah Air yang karyanya mendunia

Kepo Stories

Ragam / Kepo Stories

Wow, ini 5 sutradara perempuan Tanah Air yang karyanya mendunia

Wow, ini 5 sutradara perempuan Tanah Air yang karyanya mendunia

KEPONEWS.COM - Wow, ini 5 sutradara perempuan Tanah Air yang karyanya mendunia Di balik sebuah film yang keren, terdapat peran sutradara yang perannya tak bisa dipandang sebelah mata. Perannya tidak hanya dibutuhkan pada saat proses produksi. Melainkan dimulai semenjak fase pra...
Loading...

Di balik sebuah film yang keren, terdapat peran sutradara yang perannya tak bisa dipandang sebelah mata. Perannya tidak hanya dibutuhkan pada saat proses produksi. Melainkan dimulai semenjak fase pra produksi, seperti pemilihan pemain, hingga fase pasca produksi, dari mulai editing, color grading, hingga pemberian efek visual bila diharapkan.

Meski industri perfilman di Indonesia sendiri belum memiliki nama sebesar Hollywood, bukan berarti kualitas film-film Tanah Air tidak layak diperhitungkan lho. Banyak kok sutradara Indonesia, tidak terkecuali sutradara perempuan, yang piawai dan berprestasi dalam membuat film.

Tak tanggung-tanggung, sebagian film besutan sutradara perempuan tersebut bahkan berhasil mendapatkan penghargaan di ajang kompetisi internasional, seperti Festival Film Internasional Berlin. Keren kan?

Nah, siapa saja sih sutradara perempuan berprestasi ini? Berikut telah rangkum 5 sutradara perempuan yang karyanya go internasional, dilansir dari banyak sekali sumber, Sabtu (16/6). Yuk, simak!

1. Kamila Andini.

Peribahasa buah jatuh tak jauh dari pohonnya memang benar adanya. Seperti sang ayah, Garin Nugroho, perempuan kelahiran tahun 1986 ini memilih berkarier di dunia perfilman. Istri dari Ifa Isfansyah ini ialah salah satu sutradara terbaik di Indonesia. Salah satu karyanya, The Mirror Never Lies (2011) mendapat perhargaan di ajang Mumbai Film Festival dan Asia Pacific Screen Awards. Selain itu, film garapannya yang berjudul 'The Seen and Unseen' juga mendapatkan penghargaan di kategori Generation Kplus International Jury pada Festival Film Internasional Berlin.

2. Livi Zheng.

Livi Zheng mengawali kariernya sebagai stuntwoman di usia 15 tahun. Perempuan kelahiran Blitar, 29 tahun silam ini juga pernah bermain di sebuah serial televisi yang berjudul Laksamana Cheng Ho (2008). Dirinya pernah memproduseri 4 film. 2 di antaranya ia sutradarai sendiri, salah satunya ialah 'Brush with Danger'. Film yang pengambilan gambaranya diselesaikan dalam waktu 27 hari tersebut, telah ditayangkan di Amerika Serikat pada September 2014 silam.

3. Mouly Surya.

Selain menjadi penulis skenario, Nursita Mouly Surya atau yang lebih dikenal dengan nama Mouly Surya merupakan seorang sutradara. Penghargaan yang pernah didapatnya tak hanya dari dalam negeri saja, seperti Festival Film Indonesia. Karya-karya Mouly juga mendapatkan banyak penghargaan di kancah internasional. Dua karya di antaranya merupakan 'What They Don't Talk About When They Talk About Love' yang berhasil menyabet gelar musik terbaik di Asia Pacific Film Festival 2013 dan sutradara baru terbaik di Las Palmas Film Festival di Spanyol serta 'Marlina Si Pembunuh Empat Babak' yang mana berhasil meraih penghargaan di Tokyo Filmex International Film Festival.

4. Lola Amaria.

Lola mengawali kariernya sebagai bintang iklan setelah menjuarai kompetisi model Wajah Femina tahun 1997. Setelahnya, ia pun melebarkan sayapnya ke dunia sinetron dan film. Tak puas hanya dengan menjadi aktris, Lola pun menantang dirinya untuk menjadi sutradara. Film garapannya yang berjudul 'Betina' pernah diputar di Festival Film Internasional Singapura Ke-20. Tak hanya itu, film 'Jingga' yang disutradarainya pun mendapat sambutan hangat saat diputar di Jerman dan Italia.

5. Nia Dinata.

Karier sutradara dari cucu pahlawan nasional Otto Iskandardinata ini berangkat dari pembuatan klip video. Sementara itu, film pertama yang disutradarainya merupakan 'Ca Bau Kan'. Film yang dirilis pada tahun 2002 tersebut diangkat dari sebuah novel karya Remy Sylado dengan judul yang sama. Di tahun 2006, Ibu Nia, sapaan akrabnya, membuat film dengan judul 'Menyebarkan Suami'. Film tersebut berhasil menyabet penghargaan di Hawaii International Film Festival pada tahun 2006 dan Brussel International Independent Film Festival di tahun 2007.

(guf)


Loading...

Comments