Wiranto Minta Tunda Pengumuman Tersangka Calon Kepala Daerah, KPU Akan Temui KPK

Nasional

News / Nasional

Wiranto Minta Tunda Pengumuman Tersangka Calon Kepala Daerah, KPU Akan Temui KPK

Wiranto Minta Tunda Pengumuman Tersangka Calon Kepala Daerah, KPU Akan Temui KPK

KEPONEWS.COM - Wiranto Minta Tunda Pengumuman Tersangka Calon Kepala Daerah, KPU Akan Temui KPK Laporan Wartawan Tribunnews, Rina Ayu JAKARTA - Ketua KPU Arief Budiman mengatakan bakal melakukan pertemuan dengan KPK terkait permintaan Menkopolhukam untuk menunda pengumuman "tersangka" untuk cal...

Laporan Wartawan Tribunnews, Rina Ayu

JAKARTA - Ketua KPU Arief Budiman mengatakan bakal melakukan pertemuan dengan KPK terkait permintaan Menkopolhukam untuk menunda pengumuman "tersangka" untuk calon atau pasangan calon yang berlaga pada Pilkada serentak 2018.

"Nanti detailnya kita (KPU dan KPK) akan ketemu lagi. Terakhir kita ketemu dengan rapat di komisi II," ujar Arif di kantor Menkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (12/3/2018).

Pasangan Hasanudin-Anton dan Sudrajat-Syaikhu Tampil Kompak Saat Debat Pilgub Jawa Barat

Meski demikian, ujar Arief, KPU menghargai kewenangan masing-masing lembaga, mengingat menetapkan tersangka bukan masuk dalam ranah KPU.

"Ya enggak apa-apa itu, kan kewenangan KPK. Kita menghargai dan menghormati," kata Arief.

Dikatakan dia, masalah tersebut menurutnya sudah dibahas sebelumnya.

Ridwan Kamil akan Bawa Program Unggulan Bandung ke Jawa Barat

"Tapi yang menyelanggaran komisi II. Tapi sempat menimbulkan perdebatan. Ada yang bilang teruskan saja tapi nanti ada sebagian pihak untuk menggunakan ini untuk saling menjatuhkan," katanya.

Ia mengatakan dalam aturan KPU, meskipun ditetapkan tersangka, Pilkada akan tetap berjalan.

Namun, tugas KPU, kata Arief, ialah memberikan kepada masyarakat terkait berita keseluruhan pasangan calon.

Biaya Haji 2018 Naik, Ada Tambahan Jatah Makan Untuk Jemaah

"Jadi walaupun ditetapkan menjadi tersangka (calon atau paslon) ya statusnya sebagai calon tetep berjalan. Nah kami kemudian perlu memberikan kepada masyarakat wacana status seseorang, supaya masyarakat dalam memilih dia bisa mempertimbangkan kondisi real kepada pasangan calon itu seperti apa," terang Arief.

Sebelumnya, Wiranto mengatakan penundaan tersebut bertujuan agar tak menimbulkan resiko, mengingat nantinya akan mengganggu pemilu.

"Apalagi kalau sudah ditetapkan paslon. Bukan pribadi lagi (dia yang ditetapkan tersangka itu) tapi para pemilih, partai-partai yang mendukungnya. Karna itu resiko, pasti berpengaruh pada pasangan, dia sebagai perwakilan dari paprol atau mewakili para pemilih," ungkap Wiranto.

Wiranto Minta Tunda Pengumuman Tersangka Calon Kepala Daerah, KPU Akan Temui KPK

Comments