WHO Peringatkan Wanita Hamil Tak Boleh Divaksin, Kecuali untuk Kasus Tertentu

Kesehatan

Life & Style / Kesehatan

WHO Peringatkan Wanita Hamil Tak Boleh Divaksin, Kecuali untuk Kasus Tertentu

WHO Peringatkan Wanita Hamil Tak Boleh Divaksin, Kecuali untuk Kasus Tertentu

KEPONEWS.COM - WHO Peringatkan Wanita Hamil Tak Boleh Divaksin, Kecuali untuk Kasus Tertentu Badan organisasi kesehatan dunia, World Health Organization (WHO) baru saja mengeluarkan peringatan terbaru terkait kelompok orang penerima vaksin Covid-19. Mengutip Mirror, Rabu (27/1/2021) WHO dike...

Badan organisasi kesehatan dunia, World Health Organization (WHO) baru saja mengeluarkan peringatan terbaru terkait kelompok orang penerima vaksin Covid-19.

Mengutip Mirror, Rabu (27/1/2021) WHO diketahui mengeluarkan peringatan untuk wanita hamil, adalah bagi wanita yang sedang hamil tidak boleh disuntik vaksin Covid-19 jenis Moderna, kecuali mereka yang masuk dalam golongan punya risiko tinggi.

wanita hamil

Para ahli di WHO disebutkan mendesak para wanita hamil untuk mengindari vaksinasi dengan vaksin Moderna, kecuali mereka masuk dalam kategori profesi tenaga medis atau risiko tinggi, berdasarkan rekomendasi baru.

Dari peninjauan data vaksin, para pejabat resmi WHO mengusulkan penyuntikan vaksin Moderna, harus diberikan dalam dua dosis dengan interval (jarak) selama 28 hari antara penyuntikan dosis pertama dengan penyuntikan dosis yang kedua.

Para ahli menambahkan, interval dosis pertama dengan dosis kedua ini pun sifatnya tentatif, karena masih bisa berlanjut sampai 42 hari dalam keadaan luar biasa di negara-negara yang terdampak parah karena virus corona tersebut.

Diketahui lebih lanjut, WHO sendiri tidak merekomendasikan pengurangan separuh dosis untuk vaksin Moderna. WHO merekomendasikan, vaksin Moderna ini hanya diberikan dengan pengaturan reaksi alergi bisa diobati.

Moderna sendiri saat ini tengah berupaya untuk bisa mengembangkan suntikan booster, atau penguat untuk meningkatkan kefektifan vaksin dalam melawan bentuk mutasi virus corona.

(DRM)

Comments