WHO: Ivermectin Hanya Digunakan sebagai Obat Covid-19 dalam Uji Klinis

Kesehatan

Life & Style / Kesehatan

WHO: Ivermectin Hanya Digunakan sebagai Obat Covid-19 dalam Uji Klinis

WHO: Ivermectin Hanya Digunakan sebagai Obat Covid-19 dalam Uji Klinis

KEPONEWS.COM - WHO: Ivermectin Hanya Digunakan sebagai Obat Covid-19 dalam Uji Klinis BADAN Kesehatan Dunia (WHO) dalam laporannya memaparkan bahwa bukti saat ini wacana penggunaan Ivermectin untuk mengobati pasien Covid-19 tidak dapat disimpulkan. Artinya, WHO merekomendasikan obat in...

BADAN Kesehatan Dunia (WHO) dalam laporannya memaparkan bahwa bukti saat ini wacana penggunaan Ivermectin untuk mengobati pasien Covid-19 tidak dapat disimpulkan. Artinya, WHO merekomendasikan obat ini hanya digunakan dalam uji klinis sampai lebih banyak data terkumpul.

Rekomendasi ini, yang berlaku untuk pasien Covid-19 dengan tingkat keparahan penyakit apapun, sekarang jadi bagian dari pedoman WHO perihal perawatan pasien Covid-19.

Ivermectin sendiri merupakan obat antiparasit spektrum luas, termasuk dalam daftar obat esensial WHO untuk beberapa penyakit parasit. Obat Invermectin digunakan dalam pengobatan onchocerciasis (river blindness), strongyloidiasis, dan penyakit lain yang disebabkan oleh cacing yang ditularkan melalui tanah. Ivermectin juga digunakan untuk mengobati kudis.

Ivermectin

"Suatu kelompok pengembangan pedoman dihadirkan sebagai tanggapan atas meningkatnya perhatian internasional pada Ivermectin sebagai pengobatan potensial untuk Covid-19," ungkap laporan WHO.

India Stop Penggunaan Ivermectin dari Daftar Obat Covid-19

Kelompok ini ialah panel ahli yang independen, yang mencakup ahli perawatan klinis dalam banyak sekali spesialisasi dan juga termasuk ahli etika dan mitra pasien.

Termasuk Obat Keras, BPOM Ingatkan Bahaya Ivermectin Digunakan Sembarangan

Kelompok tersebut bertugas meninjau data yang dikumpulkan dari 16 uji coba terkontrol secara tak terencana (total terdaftar 2407), termasuk pasien Covid-19 rawat inap dan pasien rawat jalan.

"Dan mereka menentukan bahwa bukti apakah Ivermectin bisa mengurangi kematian, kebutuhan ventilasi mekanis, kebutuhan masuk rumah sakit, dan waktu perbaikan klinis pada pasien Covid-19, ialah kepastian yang sangat rendah karena ukuran studi yang kecil dan keterbatasan metodologis dari data percobaan yang tersedia," ungkap WHO.

"Artinya, para ahli tidak melihat penggunaan Ivermectin itu dapat mencegah Covid-19 yang berada di luar cakupan pedoman saat ini," tutup laporan tersebut.

(hel)

Comments