Wall Street Melemah Merespons Rencana AS Pertahankan Tarif Impor China

Ekonomi & Bisnis

News / Ekonomi & Bisnis

Wall Street Melemah Merespons Rencana AS Pertahankan Tarif Impor China

Wall Street Melemah Merespons Rencana AS Pertahankan Tarif Impor China

KEPONEWS.COM - Wall Street Melemah Merespons Rencana AS Pertahankan Tarif Impor China JAKARTA Wall Street merosot pada akhir perdagangan 14 Januari 2020. Bursa saham Amerika Serikat (AS) menjauh dari rekor tertinggi karena rencana AS mempertahankan tarif barang-barang China hingga...

JAKARTA Wall Street merosot pada akhir perdagangan 14 Januari 2020. Bursa saham Amerika Serikat (AS) menjauh dari rekor tertinggi karena rencana AS mempertahankan tarif barang-barang China hingga setelah pemilihan presiden di bulan November.

Penghapusan tarif impor pada akhirnya akan tergantung pada kepatuhan China terhadap perjanjian perdagangan Fase 1, yang diperkirakan akan ditandatangani pada hari ini. Dow Jones Industrial Average, S&P 500 dan Nasdaq masing-masing menyentuh rekor tertinggi intraday sebelum kehilangan posisi di perdagangan sore.

Top! Wall Street Cetak Rekor Lagi

Wall Street telah melonjak dalam beberapa pekan terakhir, dipicu oleh optimisme bahwa gencatan senjata dalam perang dagang Presiden Trump AS dengan China akan meningkatkan pendapatan perusahaan.

China telah berjanji untuk membeli barang-barang manufaktur dari Amerika Serikat senilai USD80 miliar selama dua tahun ke depan, dan lebih dari USD50 miliar lebih untuk pasokan energi, dikutip dari Reuters, Rabu (15/1/2020).

wall street

Mengawali musim pendapatan kuartal keempat, JPMorgan Chase & Co naik 1,2% setelah melaporkan laba yang lebih baik dari perkiraan pada kekuatan dalam perdagangan dan usaha penjaminan. Saham Wells Fargo & Co jatuh 5,4% setelah melaporkan penurunan laba karena menyisihkan USD1,5 miliar untuk biaya hukum. Citigroup Inc naik 1,6% karena melampaui estimasi laba Wall Street.

Selanjutnya

Comments