Walah, Kerugian Akibat Investasi Bodong Sudah Capai Rp126,5 Triliun

Ekonomi & Bisnis

News / Ekonomi & Bisnis

Walah, Kerugian Akibat Investasi Bodong Sudah Capai Rp126,5 Triliun

Walah, Kerugian Akibat Investasi Bodong Sudah Capai Rp126,5 Triliun

KEPONEWS.COM - Walah, Kerugian Akibat Investasi Bodong Sudah Capai Rp126,5 Triliun JAKARTA - Pemerintah nampaknya masih kesulitan untuk memberantas investasi bodong. Banyak penyebab investasi bodong terus menjamur, mulai dari rendahnya literasi keuangan yang dimiliki hingga lemahnya...

JAKARTA - Pemerintah nampaknya masih kesulitan untuk memberantas investasi bodong. Banyak penyebab investasi bodong terus menjamur, mulai dari rendahnya literasi keuangan yang dimiliki hingga lemahnya pengawasan dari regulator.

Padahal, kerugian yang diakibatkan penipuan yang berkamuflase sebagai produk investasi itu sudah menyentuh angka ratusan triliun rupiah. Tercatat semenjak 1975 hingga 2016, ada sekira 2.772 laporan soal investasi bodong dengan kerugian mencapai Rp126,5 triliun.

BERITA REKOMENDASI

"Ini kerugiannya kan sampai Rp126,5 triliun sampai 2016," kata Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara ketika dihubungi Okezone.

Sangat disayangkan, uang sebanyak itu harus mengalir ke dalam lembah hitam investasi menyesatkan. Padahal, bila pemerintah dapat melakukan langkah pencegahan, dan masyarakat mau lebih menyadari pentingnya literasi keuangan, uang tersebut dapat disalurkan ke produk investasi lain yang dapat memberikan manfaat baik bagi masyarakat itu maupun negara.

"Uang sebanyak itu harusnya kalau masuk ke lembaga keuangan formal bisa dijadikan kredit bagi sektor riil dan menambah likuiditas," jelasnya.

Oleh karenanya, Bhima berharap ke depannya baik dari sisi pemerintah maupun masyarakat bisa bertindak secara lebih baik dan hati-hati agar tak ada lagi yang tergoda iming-iming investasi bodong. Sehingga dana tersebut dapat disalurkan ke tempat yang tepat.

Walah, Kerugian Akibat Investasi Bodong Sudah Capai Rp126,5 Triliun

Comments