Waduh, Vaksin Pfizer Dinilai Kurang Efektif untuk Orang Gendut

Kesehatan

Life & Style / Kesehatan

Waduh, Vaksin Pfizer Dinilai Kurang Efektif untuk Orang Gendut

Waduh, Vaksin Pfizer Dinilai Kurang Efektif untuk Orang Gendut

KEPONEWS.COM - Waduh, Vaksin Pfizer Dinilai Kurang Efektif untuk Orang Gendut Studi penelitian terkait efikasi vaksin Covid-19 untuk ragam kondisi kesehatan spesifik dari individu terus dilakukan. Kali ini ada temuan baru dari studi penelitian terkait keefektivitas vaksin Covid...

Studi penelitian terkait efikasi vaksin Covid-19 untuk ragam kondisi kesehatan spesifik dari individu terus dilakukan.

Kali ini ada temuan baru dari studi penelitian terkait keefektivitas vaksin Covid-19 produksi Pfizer terhadap orang dengan obesitas alias orang gendut.

Vaksin Covid-19

Mengutip Fox News, Rabu (3/3/2021) studi penelitian yang digelar oleh para peneliti di Roma, Italia ini mendapati kemungkinan vaksin Pfizer kurang efektif dalam melindungi orang obesitas dari infeksi virus Corona.

Menurut laporan di server pra-cetak Medrxiv, para peneliti menemukan bahwa pada orang gendut atau obesitas yang telah disuntik dua dosis vaksin, nyatanya menghasilkan respons antibodi yang lebih lemah.

Berdasarkan laporan Guardian, penelitian yang belum ditinjau lebih jauh oleh sesama peneliti ini, digelar dengan mengevaluasi efek vaksin pada 248 orang tenaga kesehatan di tujuh hari setelah penyuntikan dosis vaksin yang kedua (final dose).

Tim peneliti di National Cancer Institute Regina Elena, menemukan orang-orang yang dikategorikan obesitas ( mempunyai indeks massa tubuh lebih dari 30) memproduksi setengah dari antibodi bila dibandingkan dengan orang dengan berat badan sehat yang pas.

Sejauh ini, masih belum diketahui level antibodi apa yang diharapkan untuk menetralkan virus. Namun para ahli khawatir, respons antibodi yang berkurang bisa menghalangi upaya inokulasi. Tim peneliti menyebutkan, temuan mereka ini jadi hal penting untuk taktik implikasi vaksinasi orang obesitas.

Mengingat obesitas ialah faktor risiko utama morbiditas dan mortalitas untuk pasien dengan Covid-19. Maka menjadi wajib untuk merencanakan program vaksinasi yang efisien dalam sub kelompok ini," tulis penulis penelitian.

Satu pilihan yang bisa dipertimbangkan sebagai taktik vaksinasi Covid-19 pada orang obesitas, disebutkan lebih lanjut dengan pemberian dosis ekstra atau dosis yang lebih kuat.

Para peneliti menyimpulkan, walau penelitian lebih lanjut tetap dibutuhkan, setidaknya data temuan mereka ini bisa menjadi implikasi penting untuk pengembangan taktik vaksinasi pada orang gemuk.

"Meskipun penelitian lebih lanjut diharapkan, data ini mungkin mempunyai implikasi penting untuk pengembangan taktik vaksinasi Covid-19, terutama pada orang gendut. Bila data kami akan dikonfirmasi oleh penelitian yang lebih besar, memberi orang gendut dosis tambahan vaksin atau dosis yang lebih tinggi dapat menjadi pilihan untuk dievaluasi pada kelompok populasi ini, bunyi keterangan para peneliti.

(DRM)

Comments