Viral Video Kecelakaan Beruntun Akibat One Way, Ini Faktanya

Trending

Fun / Trending

Viral Video Kecelakaan Beruntun Akibat One Way, Ini Faktanya

Viral Video Kecelakaan Beruntun Akibat One Way, Ini Faktanya

KEPONEWS.COM - Viral Video Kecelakaan Beruntun Akibat One Way, Ini Faktanya Foto: Ilustrasi: Andhika AkbaryansyahJakarta -Sebuah video kecelakaan yang disebut terjadi karena tidak ada koordinasi penerapan sistem satu arah atau one way beredar. Polisi menegaskan narasi yang me...
Loading...
Viral Video Kecelakaan Beruntun Akibat One Way, Ini Faktanya Foto: Ilustrasi: Andhika Akbaryansyah
Jakarta -
Sebuah video kecelakaan yang disebut terjadi karena tidak ada koordinasi penerapan sistem satu arah atau one way beredar. Polisi menegaskan narasi yang menyebut kecelakaan itu disebabkan miskomunikasi penerapan one way tidak benar alias hoax.

Dilihat detikcom, Minggu (9/6/2019), ada salah satu akun sosmed yang mengunggah video tersebut pada Sabtu (6/6). Akun tersebut menyertakan video dan juga narasi yang menyebut kecelakaan itu terjadi karena miskomunikasi jalur satu arah dibuka tanpa koordinasi.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, mengatakan narasi yang digunakan tersebut hoax. Namun, Dedi menyatakan kecelakaan yang dimaksud memang terjadi sekitar satu minggu yang lalu.
Korban Tewas Kecelakaan di Tol Pemalang Staf KPU DKI Jakarta
"Itu hoax. Kejadiannya itu sudah seminggu lebih yang lalu, tanggal 2 Juni 2019," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo.

Dedi memaparkan berdasarkan fakta yang ada, kecelakaan terjadi bukan karena diskresi one way pada Minggu (2/6). Tabrakan disebabkan sebuah truk pengangkut buah semangka bernomor polisi E-9872-E yang diduga hilang kendali atas kemudinya di Tol Tembalang KM 09 Semarang, Jawa Tengah arah Jakarta atau Jalur B.
Saat itu sedang diberlakukan contraflow dari arah berlawanan (Jakarta-Semarang). Truk disebut menabrak tujuh mobil yang berada di lajur contraflow.
One Way Kalikangkung-Cikampek Diperpanjang Hingga Senin Pukul 24.00
"TKP-nya Tol Tembalang KM 09 Semarang, Jawa Tengah di jalur yang mengarah ke Jakarta. Saat itu sedang ada contraflow, truk yang hilang kendali ini menabrak kendaraan yang sedang melintas di jalur contraflow," jelas Dedi.

Dalam kecelakaan tersebut, lanjut Dedi, terdapat lima korban yang menderita luka ringan dan langsung dievakuasi ke RS Elisabeth Semarang. "Ada yang luka patah kaki, lebam karena benturan, bocor di bagian kepala. Tetapi langsung dievakuasi, langsung dapat penanganan medis," ucap Dedi.

Dedi menuturkan kasus kecelakaan ini sendiri telah ditangani Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Tengah. Dia menyayangkan adanya pihak-pihak tak bertanggung jawab, yang menyebarkan berita tidak benar itu.

"Kami imbau para netizen bijak bermedia sosial. Jangan tergoda hoax lalu ikut-ikutan menyebar isu yang belum pasti kebenarannya, apalagi menciptakan hoax. Bila membuat gaduh, tentunya Direktorat Siber (Bareskrim Polri) akan menindak tegas pelaku hoax," tandas Dedi.

Selain itu, terdapat juga narasi yang menyebut adanya korban tewas yang berstatus anggota KPU dalam kecelakaan itu. Faktanya korban tewas yang dimaksud terlibat dalam peristiwa kecelakaan yang berbeda.
Kecelakaan yang menewaskan staf KPU DKI, Kusna (37), terjadi di Tol Trans Jawa KM 314, Pemalang, Jawa Tengah, Minggu (2/6). Saat itu mobil yang ditumpangi Kusna dan keluarganya mengalami kecelakaan tunggal.
(aud/haf)
one way
jalur mudik 2019
hoax
kecelakaan

Comments