Viral siswa difabel dibully di Purworejo, begini kronologinya

Trending

Fun / Trending

Viral siswa difabel dibully di Purworejo, begini kronologinya

Viral siswa difabel dibully di Purworejo, begini kronologinya

KEPONEWS.COM - Viral siswa difabel dibully di Purworejo, begini kronologinya Kasus bullying yang terjadi di sekolah-sekolah seolah tak pernah ada habisnya. Sebuah video yang memperlihatkan seorang siswa perempuan mendapat perlakuan tidak menyenangkan baru-baru viral di sosmed....
Loading...

Kasus bullying yang terjadi di sekolah-sekolah seolah tak pernah ada habisnya. Sebuah video yang memperlihatkan seorang siswa perempuan mendapat perlakuan tidak menyenangkan baru-baru viral di sosmed. Pembullyan tersebut tak hanya berupa kata, tapi juga mengarah ke tindak penganiayaan.

Video berdurasi sekitar 30 detik berisi adegan tiga siswa laki-laki yang masih sahabat sekelas korban melakukan penganiayaan. Diketahui korban tersebut bernama Cahya Anugraheni pelajar siswa kelas 8 SMP Muhammadiyah, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo.

Tampak, Cahya pertama dipukul memakai tangan pada bagian kepala, kemudian secara bergantian ketiga pelaku perundungan menendang ingga memukul memakai gagang sapu. Bagian undak dan punggung korban jadi bagian tubuh paling paling sering terkena pukulan.

Siswa dibully di Purworejo berbagai sumber

foto: liputan6.com

Mendapatkan perlakuan tersebut, Cahya yang merupakan siswa disabilitas hanya bisa terdiam dan tertunduk sambil menutup wajahnya.

Beredarnya video pembullyan tersebut juga menarik perhatian Gubernur, Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Setelah mendapat laporan dari warganet, Ganjar langsung menguhubungi kepala sekolah. Tak hanya itu, Ganjar juga menghubungi langsung bupati Purworejo.

Akun sy dibanjiri kejadian di salah satu smp di butuh purworejo. Sy sdh telp kaseknya & dia sdh urus. Polisi juga sdh mendapatkan laporannya. Bsk saya minta pengawas sekolah & dinas utk turun agar bicara dg ortu anak2 itu. Pak Bupati Purworejo jg sdh sy kontak. -Sayangi temanmu! pic.twitter.com/MXKV1xDno5

Ganjar Pranowo (@ganjarpranowo) February 12, 2020

Kepala Sekolah SMP Muhamadiyah Butuh Purworejo, Akhmad, saat dihubungi Kamis (13/2) mengatakan, pihak sekolah mengakui siswa atas nama Cahya yang merupakan siswa di kerap mendapat perundungan. Tidak hanya diejek, namun juga kerap dimintai uang oleh sahabat laki-laki.

"Sebelumnya saya sering katakan, sering saya panggil. Kamu itu orang normal kamu harusnya lebih bagus daripada dia, mengapa melakukan tindakan tidak terpuji. Saya sudah sering memberikan pembinaan sama anak yang melakukan itu," katanya seperti dikutip dari liputan6.com, Kamis (13/2).

"Ini di luar sangkaan temannya mesake (kasihan ke Cahya) ambil gambar diviralkan yang jadi heboh," tambahnya.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Iskandar Sutisna memaparkan tiga siswa yang melakukan persekusi itu menjadi terduga. Mereka ialah TP, DF, dan UHA yang merupakan sahabat satu sekolah korban. Ketiganya, TP, DF, UHA, tega melakukan perundunganusai korban CA menolak memberikan sejumlah uang.

"Bahwa murid wanita ini dipalak, dimintai uang, oleh tiga pelaku," kata Iskandar saat dihubungi Kamis (13/2).

CA lalu justru melaporkan aksi pemalakan tersebut kepada guru. Aksinya itu membuat ketiga terduga berang hingga melakukan perundunganke korban. "Karena tidak dikasih dan dilaporkan ke guru, akhirnya tiga pelaku marah dan menganiaya," terang dia.

Sementara menurut Kapolres Purworejo, AKBP Rizal Marito korban dikenal sebagai peribadi yang pendiam. Karena pendiamnya, CA dianggap oleh orang-orang di sekitarnya sebagai anak dengan keterbelakangan mental.

"Orang-orang liatnya begitu (keterbelakangan mental), tapi kita belum cek. Kita belum periksa korban, kita (mesti) cek psikologis dulu," beber Rizal kala dikonfirmasi Kamis (13/2).

Recommended By Editor

Comments