Viral ART Campurkan Obat Penenang ke Susu Bayi, Ini Bahayanya

Trending

Fun / Trending

Viral ART Campurkan Obat Penenang ke Susu Bayi, Ini Bahayanya

Viral ART Campurkan Obat Penenang ke Susu Bayi, Ini Bahayanya

KEPONEWS.COM - Viral ART Campurkan Obat Penenang ke Susu Bayi, Ini Bahayanya BELUM lama ini sosmed ramai dengan kisah seorang ibu yang menemukan anaknya diberi obat penenang. Adapun jenis obat tersebut merupakan cetirizine oleh asisten rumah tangga (ART) padahal sedang tidak s...
Loading...

BELUM lama ini sosmed ramai dengan kisah seorang ibu yang menemukan anaknya diberi obat penenang. Adapun jenis obat tersebut merupakan cetirizine oleh asisten rumah tangga (ART) padahal sedang tidak sakit.

Melalui kisah yang dibagikan di akun pribadinya, ibu bernama Vierza Belinna itu mengatakan sang ART menambahkan obat ke dalam susu agar anaknya tidur pulas. Mirisnya, anak tersebut masih bayi dan usianya baru 4 bulan.

Beruntung, Vierza dan suaminya segera memergoki perilaku ART yang membahayakan anaknya. Alasannya adalah sang anak bertingkah aneh yaitu tertidur pulas meskipun sudah ditepuk serta dibangunkan dengan banyak sekali cara.

Hanya saja terjadi efek samping yaitu muntah-muntah lantaran campuran obat.

Selain itu, tercium pula aroma aneh dari botol susu yang diberikan oleh ART dan itu dikarenakan campuran cetirizine.

Vierza dan sang suami langsung memeriksakan bayi mereka yang diberi nama Great itu ke dokter. Beruntung bayi mungil itu masih bisa tertolong. Hanya saja terjadi efek samping yaitu muntah-muntah lantaran campuran obat.

Merangkum healthline, Jumat (16/8/2019), cetirizine sebenarnya ialah obat yang aman digunakan dan dijual bebas. Obat ini merupakan antihistamin untuk mengobati alergi pada anak-anak dan orang dewasa. Sebagai obat alergi, cetirizine hanya perlu diminum satu kali sehari.

Cetirizine dapat membantu meringankan gejala alergi ringan hingga sedang yang ditandai dengan bersin, hidung beringus, mata gatal atau berair, dan tenggorokan atau hidung gatal. Pemberian obat untuk anak-anak disarankan pada usia 2 tahun ke atas.

Selanjutnya
Loading...

Comments