Untung Rugi jika Pertamina Jual Aset

Nasional

News / Nasional

Untung Rugi jika Pertamina Jual Aset

Untung Rugi jika Pertamina Jual Aset

KEPONEWS.COM - Untung Rugi jika Pertamina Jual Aset Disediakan oleh KumparanPT PertaminaPT Pertamina (Persero) meminta izin kepada Menteri BUMN Rini Soemarno untuk mengkaji penjualan sebagian aset di hulu migas dan kilang agar dapat menggandeng mitra s...
Loading...
Untung Rugi jika Pertamina Jual Aset
Disediakan oleh Kumparan
PT Pertamina

PT Pertamina (Persero) meminta izin kepada Menteri BUMN Rini Soemarno untuk mengkaji penjualan sebagian aset di hulu migas dan kilang agar dapat menggandeng mitra strategis.

VP Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito, memaparkan bahwa aksi korporasi tersebut untuk meminimalkan risiko. Karena, industri migas merupakan usaha yang mempunyai tingkat risiko tinggi dan membutuhkan modal besar.

Partner strategis digandeng untuk meminimalkan risiko dan memperkuat modal. Dengan adanya mitra strategis, keuangan Pertamina lebih terjaga dan BUMN perminyakan itu pun jadi punya ruang gerak yang lebih besar.

Apalagi saat ini pemerintah telah menetapkan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium dan Solar tak boleh naik. Sementara harga minyak dunia dan nilai tukar dolar AS terus meningkat. Pertamina pun harus pintar-pintar mengelola keuangan.

Selain itu, Pertamina bisa mendapatkan alih teknologi dan memanfaatkan jaringan pasar yang dimiliki mitranya.

"Dalam industri migas, risiko dan dana yang dibutuhkan besar sehingga perlu adanya mitra strategis. Itu supaya ada capital masuk, alih teknologi, dan kita juga bisa memanfaatkan jaringan pasar yang dimiliki mitra strategis," kata Adiatma kepada kumparan.



Disediakan oleh Kumparan
Menteri BUMN Rini Soemarno

Menteri BUMN Rini Soemarno menyatakan, pihaknya melalui surat telah meminta Pertamina mempertahankan aset-aset strategis. Penjualan aset juga tidak boleh menghilangkan kontrol Pertamina.

Kontrolnya harus ada di Pertamina. Lalu, proses penjualannya itu harus Good Corporate Governance (GCG) dan transparan. Itu aksi korporasi biasa. Kalau korporasi tidak bisa jual beli aset kan aneh, ucapnya.

Sementara itu, Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu, berpesan agar penjualan aset Pertamina dilakukan dengan penuh perhitungan dan kehati-hatian. Jangan sampai ada kecerobohan atau kecurangan yang menimbulkan kerugian negara karena aset Pertamina dijual terlalu murah.

"Kita antisipasi pelaksanaannya, jangan sampai terjadi moral hazard. Harus betul-betul dikaji mendalam," tegas Said Didu.

Loading...

Comments