Tuntutan Mantan Chairman Nissan Jepang Ditolak Pengadilan Belanda, Diminta Kembalikan 5 Juta Euro

Internasional

News / Internasional

Tuntutan Mantan Chairman Nissan Jepang Ditolak Pengadilan Belanda, Diminta Kembalikan 5 Juta Euro

Tuntutan Mantan Chairman Nissan Jepang Ditolak Pengadilan Belanda, Diminta Kembalikan 5 Juta Euro

KEPONEWS.COM - Tuntutan Mantan Chairman Nissan Jepang Ditolak Pengadilan Belanda, Diminta Kembalikan 5 Juta Euro Laporan Koresponden Tribunnews, Richard Susilo dari Jepang TOKYO - Pengadilan Belanda pada Kamis (20/5/2021) memerintahkan buronan mantan Chairman Nissan Carlos Ghosn untuk mengembalikan gaji yang di...

Laporan Koresponden Tribunnews, Richard Susilo dari Jepang

TOKYO - Pengadilan Belanda pada Kamis (20/5/2021) memerintahkan buronan mantan Chairman Nissan Carlos Ghosn untuk mengembalikan gaji yang diterimanya hampir 5 juta euro kepada aliansi yang berbasis di Amsterdam antara Nissan dan Mitsubishi.

Pengadilan juga menolak klaim Ghosn senilai 15 juta euro sebagai kompensasi atas pemecatan Nissan kepadanya yang dianggapnya salah.

Putusan itu muncul dalam kasus yang diajukan oleh Ghosn yang berusaha agar pemecatannya pada 2018 dari Nissan-Mitsubishi B.V. dibatalkan dan Ghosn menuntut kompensasi 15 juta euro.

Pengadilan di Amsterdam menolak klaimnya, dengan mengatakan bahwa dia tidak mempunyai kontrak yang sah dengan perusahaan pada saat itu.

Gaji yang harus dia bayar kembali kepada Nissan mencakup pembayaran yang dilakukan kepadanya oleh perusahaan patungan Belanda dari April hingga November 2018.

Michael Taylor dan putranya, Peter Taylor mantan Green Barret AS, membantu pelarian mantan Chairman Nissan Jepang Carlos Ghosn dan mendapat bayaran sedikitnya 180 juta dolar AS.Michael Taylor dan putranya, Peter Taylor mantan Green Barret AS, membantu pelarian mantan Chairman Nissan Jepang Carlos Ghosn dan mendapat bayaran sedikitnya 180 juta dolar AS. (Foto NHK)

Kasus di Belanda bermula dari keputusan Nissan untuk memecat Ghosn setelah ia dituduh melakukan pelanggaran keuangan di Jepang.

Mantan eksekutif otomotif ternama itu melewatkan jaminan di Tokyo pada tahun 2019 dan melarikan diri ke Lebanon, tempat ia dibesarkan.

Keluarga Taylor Merasa Dibodohi Istri Carlos Ghosn, Mantan Chairman Nissan Jepang

Carlos Ghosn, yang pertama kali diciduk pada November 2018, mengatakan dia tidak bersalah atas tuduhan di Jepang bahwa dia tidak melaporkan pendapatannya di masa depan dan melakukan pelanggaran kepercayaan dengan mengalihkan uang Nissan untuk keuntungan pribadinya.

Ghosn mengatakan kompensasi tidak pernah diputuskan atau tidak diterima, dan pembayaran Nissan ialah untuk tujuan usaha yang sah.

Ghosn, yang mempunyai kewarganegaraan Prancis, Brasil, dan Lebanon, dikirim Renault pada 1999 untuk menyelamatkan Nissan, yang membuat mobil listrik Leaf dan model mewah Infiniti, dari ambang kebangkrutan.

Sementara itu upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui software zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan sasaran belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: [email protected] dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Comments