TKN Sebut Tim Hukum Prabowo-Sandi Menyesatkan Karena Persoalkan Ini

Nasional

News / Nasional

TKN Sebut Tim Hukum Prabowo-Sandi Menyesatkan Karena Persoalkan Ini

TKN Sebut Tim Hukum Prabowo-Sandi Menyesatkan Karena Persoalkan Ini

KEPONEWS.COM - TKN Sebut Tim Hukum Prabowo-Sandi Menyesatkan Karena Persoalkan Ini JAKARTA - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani menilai bahwa tim hukum Prabowo-Sandi menyesatkan karena mempesoalkan sumbangan dana kampanye Jokowi. Tim hukum Prabowo-Sand...
Loading...

JAKARTA - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani menilai bahwa tim hukum Prabowo-Sandi menyesatkan karena mempesoalkan sumbangan dana kampanye Jokowi.

Tim hukum Prabowo-Sandi mempersolkan sumbangan dana kampanye Jokowi-Ma'ruf yang berasal dari Jokowi karena tidak sesuai dengan LHKPN.

"Contoh bahwa misleadingnya (menyesatkan) seperti ini kan dikesankan seolah olah dalam waktu 13 hari uang kasnya pak Jokowi itu bertambah. Padahal tanggal 12 April itu ialah tanggal pengumuman LHKPN oleh KPK sedangkan yang dilaporkan sendiri itu ialah keadaan yang cut of datenya itu ialah tanggal 31 Desember," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, (13/6/2019).

Sebelumnya tim hukum Prabowo-Sandi mempersoalkan dana kampanye Jokowi-Ma'ruf.

Mereka menilai sumbangan dana kampanye Jokowi-Ma'ruf yang berasal dari pibadi Jokowi janggal.

Menkopolhukam: Kita Tetap Waspada, Polisi dan TNI Siaga Penuh

Berdasarkan laporan dana kampanye per 25 April Jokowi menyumbang dalam bentuk uang sebesar Rp 19.508.272.030 dan bentuk barang senilai Rp 25.000.000.

Hal itu dipersoalkan lantaran berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) yang diumumkan KPU pada tanggal 12 April 2019, harta kekayaan Jokowi berupa kas dan setara kas hanya Rp 6.109.234.704.

Menurut Arsul, tim hukum Prabowo-Sandi seharusnya menghindari pemahaman dan pernyataan yang menyesatkan seperti itu.

"Yang kita sampaikan itu faktual kebenarannya kemudian kalau kita lihat, saya sudah baca bedah dana kampanye Capres yang dibuat oleh ICW, saya sudah baca enggak ada itu ICW yang mengatakan bahwa soal ini itu berarti pelanggaran terhadap prinsip kejujuran, gak ada," katanya.

Arsul kemudian menyoroti sikap Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto yang dinilai kerap mengorek masalah pendanaan, dan lainnya. Menurut Arsul, bila mau, pihaknya juga bisa melakukan hal yang sama.

"Nah kalau kami ini mau jail, mau bikin ribut terus, kami angkat juga sebetulnya itu, bisa tapi toh kita nganggep pemilu ini sudah selesai. Itu merupakan bagian dari proses (Pemilu) sedangkan di MK ini kita bicara perihal hasil maka hal hal seperti itu tidak kita angkat," pungkasnya.

TKN Sebut Tim Hukum Prabowo-Sandi Menyesatkan Karena Persoalkan Ini

Comments