Tiga warga Prancis 'yang bergabung ke ISIS' dihukum mati di Irak

Internasional

News / Internasional

Tiga warga Prancis 'yang bergabung ke ISIS' dihukum mati di Irak

Tiga warga Prancis 'yang bergabung ke ISIS' dihukum mati di Irak

KEPONEWS.COM - Tiga warga Prancis 'yang bergabung ke ISIS' dihukum mati di Irak ReutersTiga warga Prancis yang diduga bergabung ke kelompok yang menamakan diri Negara Islam (ISIS) dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan di Irak, hari Minggu (26/05). Tiga terdakwa ini termasuk di an...
Loading...
ISISReuters

Tiga warga Prancis yang diduga bergabung ke kelompok yang menamakan diri Negara Islam (ISIS) dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan di Irak, hari Minggu (26/05).

Tiga terdakwa ini termasuk di antara ribuan orang yang diduga anggota ISIS yang diciduk di Suriah dan belum lama ini dipindahkan ke Irak, menyusul ambruknya "kekhalifahan" ISIS di Irak dan Suriah.

Menurut kantor isu AFP, tiga warga Prancis yang dijatuhi hukuman mati merupakan Kevin Gonot, Leonard Lopez dan Salim Machou.

Pejabat pengadilan mengatakan ini merupakan untuk pertama kalinya pengadilan menjatuhkan hukuman mati kepada warga Prancis yang bergabung ke ISIS.

Ketiganya diberi waktu 30 hari untuk mengajukan banding.

Pengadilan tersebut sudah menangani ratusan anggota ISIS yang berasal dari banyak sekali negara, banyak di antaranya yang dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atau divonis hukuman mati.

BaghouzReuters Baghouz, desa terakhir yang dikuasai ISIS sebelum direbut. Banyak anggota ISIS yang sekarang diadili di Irak.

Namun diyakini sejauh ini belum ada yang dieksekusi.

Para pegiat hak asasi manusia mengecam pengadilan ini yang mereka katakan tidak didasarkan pada bukti-bukti yang kuat atau pengakuan yang digunakan sebagai alat bukti di pengadilan di dapat "melalui penyiksaan".

Sumber di pemerintah Irak kepada kantor isu AFP mengatakan Baghdad bersedia mengadili semua petempur asing yang ditahan Pasukan Demokratik Suriah dengan imbalan jutaan dolar.

Selain mengadili warga asing, Irak juga mengadili warga mereka sendiri, termasuk perempuan dan anak-anak, dengan dakwaan bergabung ke ISIS.

BaghouzReuters Petempur ISIS dan keluarga mereka menyerahkan diri setelah Desa Baghouz jatuh.

Sejauh ini, jumlah warga Irak yang diadili sekitar 900 orang setelah mereka dipulangkan dari Suriah.

Warga Eropa yang bergabung dengan ISIS.BBC Warga Eropa yang bergabung dengan ISIS.

Data yang dikumpulkan lembaga hak asasi manusia, Amnesty Internasional, menyebutkan bahwa Irak termasuk negara yang "paling sering mengeluarkan hukuman mati".

Dalam periode 2017 hingga 2018, kata Amnesty, pengadilan di Irak setidaknya mengeluarkan 271 hukuman mati.

Para pengamat juga memperingatkan bahwa penjara di Irak di masa lalu "dimanfaatkan sebagai ladang perekrutan kelompok-kelompok militan".

Loading...

Comments