Tidak Perlu Transit, Penerbangan Langsung ke Kamboja Sudah Dibuka

Spots & Destinasi

Travel / Spots & Destinasi

Tidak Perlu Transit, Penerbangan Langsung ke Kamboja Sudah Dibuka

Tidak Perlu Transit, Penerbangan Langsung ke Kamboja Sudah Dibuka

KEPONEWS.COM - Tidak Perlu Transit, Penerbangan Langsung ke Kamboja Sudah Dibuka Penerbangan transit tak jarang membuat orang merasa jenuh dan lebih melelahkan. Hal ini karena penerbangan transit memakan waktu lebih lama. Namun ada kabar baik datang dari maskapai penerbangan domes...
Loading...

Penerbangan transit tak jarang membuat orang merasa jenuh dan lebih melelahkan. Hal ini karena penerbangan transit memakan waktu lebih lama.

Namun ada kabar baik datang dari maskapai penerbangan domestik. Sebagaimana tertulis dalam siaran media yang diterima Redaksi Okezone, Minggu (26/5/2019) dari

KBRI Phnom Penh, Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Kamboja untuk Indonesia, Sudirman Haseng menyebutkan Citilink Indonesia baru saja membuka rute penerbangan internasional langsung Jakarta-Kamboja.

"Penerbangan langsung yang telah lama ditunggu-tunggu antara Indonesia dan Kamboja akhirnya akan terwujud di tahun ini. Citilink Indonesia, anak perusahaan Garuda Indonesia akan meluncurkan penerbangan perdananya untuk rute Jakarta Phnom Penh pada Juni 2019 sebanyak tiga kali dalam satu minggu," ujar Duta Besar RI untuk Kerajaan Kamboja, Sudirman Haseng di Kantor Kementerian Pariwisata Kamboja di Phnom Penh.

Konferensi Pers yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata tersebut dihadiri oleh kurang lebih 45 orang yang terdiri dari Menteri Pariwisata dan jajarannya, asosiasi pariwisata dan perhotelan Kamboja, serta media setempat.

Dengan adanya penerbangan langsung menuju Kamboja, dari Jakarta-Phnom Penh diyakini akan lebih mendekatkan masyarakat dan sektor swasta kedua negara. Para pemimpin asosiasi pariwisata juga mengharapkan adanya kerja sama antara Citilink dengan para pihak agen perjalanan atau tur operator.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Thong Khon, Menteri Pariwisata Kamboja menyatakan dengan dibukanya direct flight ini, seperti impian yang menjadi nyata.

Penerbangan langsung Indonesia-Kamboja kini bukanlah lagi mimpi, namun suatu kenyataan, saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia, Kementerian Pariwisata Indonesia, KBRI Phnom Penh, Citilink Airline dan banyak sekali pihak lainnya atas dukungan dan kerja sama yang baik mewujudkan impian kita bersama," tambah Dr. Thong Khon.

Disebutkan lebih lanjut, penerbangan langsung Indonesia dan Kamboja ini telah melalui banyak sekali diskusi semenjak awal dicetuskannya gagasan. Mengingat tidak sedikit maskapai penerbangan Indonesia yang sudah mempelajari pangsa pasar Kamboja. Di mana laporan menunjukkan bahwa faktor-faktor pasar masih menjadi kendala utama untuk mewujudkan penerbangan langsung tersebut.

Maka dari itu, penerbangan langsung yang akan dirilis pertama pada 29 Mei 2019 mendatang ini, disebutkan oleh Sudirman bisa jadi salah satu upaya efisien untuk hubungan bilateral dua negara. Bertambah semarak dengan momentum tahun 2019 ini ialah peringatan hubungan diplomatik antara kedua negara yang ke-60 tahun.

Kedua pemerintah bersepakat bahwa penerbangan langsung tersebut sangat penting untuk memperluas hubungan kerja sama bilateral di banyak sekali sektor seperti perdagangan, pariwisata, dan investasi serta meningkatkan people-to-people contacts," pungkas Sudirman.

Sementara itu, Vice President of Corporate Strategy Heriyanto sebagai perwakilan dari manajemen Citilink Indonesia memberikan bahwa penerbangan langsung Jakarta-Phnom Peng diperkirakan akan mulai pada Juni 2019 dari Bandar Udara Soekarno Hatta Terminal Low Cost Carier dengan Airbus A320 180 kursi.

Rute Jakarta-Phnom Penh ini merupakan rute internasional baru yang ketiga di tahun ini setelah Surabaya-Kuala Lumpur and Jakarta - Kuala Lumpur. Di samping, ada juga rute penerbangan komersial ke Penang, Dili and Timor Leste.

Sementara itu, tercatat pada 2018 lebih dari 8.000 warga Kamboja mengunjungi Indonesia dan lebih dari 55.000 warga Indonesia berkunjung ke Kamboja. Penerbangan ini juga merupakan sebuah terobosan untuk menyediakan rute yang cepat dan mudah bagi lebih dari 3.500 penduduk Indonesia yang tinggal di Kamboja. Diharapkan dengan direct flight ini, kedua negara bisa meningkatkan kerjasama untuk meningkatkan destinasi pariwisata dan memperluas kerja sama demi kepentingan kedua negara.

(tam)

Loading...

Comments