Terkuak Fakta, Peserta Ujian SKD CPNS Masih Banyak yang Bawa Jimat

Ekonomi & Bisnis

News / Ekonomi & Bisnis

Terkuak Fakta, Peserta Ujian SKD CPNS Masih Banyak yang Bawa Jimat

Terkuak Fakta, Peserta Ujian SKD CPNS Masih Banyak yang Bawa Jimat

KEPONEWS.COM - Terkuak Fakta, Peserta Ujian SKD CPNS Masih Banyak yang Bawa Jimat JAKARTA - Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) masih berlangsung hingga saat ini. SKD CPNS dimulai semenjak 27 Januari hingga 28 Februari 2020. SKD CPNS Kemenkumham, Jimat...
Loading...

JAKARTA - Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) masih berlangsung hingga saat ini. SKD CPNS dimulai semenjak 27 Januari hingga 28 Februari 2020.

SKD CPNS Kemenkumham, Jimat hingga Kertas Bertuliskan Huruf Arab Diamankan Petugas

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana masih menemukan peserta yang memakai jimat selama SKD CPNS 2019. Padahal sudah dilarang penggunaan jimat dalam SKD CPNS.

Banyak foto soal jimat yang digeledah. Hari ini masih pakai jimat? Ngapain? Banyak hal-hal lucu yang kami temukan, kata Bima saat ditemui di Kantor Pusat BKN, Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Kisah Unik dan Lucu Versi Bos BKN Selama SKD CPNS

Peserta Ujian SKD CPNS 2019 dilarang membawa barang apapun kecuali kartu ujian dan KTP selama berada di ruang ujian. Hal ini sudah diatur dalam Peraturan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 50 Tahun 2019. Peserta percaya jimat dianggap mempunyai kesaktian untuk bisa membawa keberuntungan.

Sebelumnya, Panitia Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kemenkumham di Auditorium Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya, menemukan jimat yang dibawa peserta tes. Jimat masih dianggap sebagai keberuntungan.

Koordinator Lapangan Panitia Daerah Seleksi CPNS Kemenkumham Jawa Timur Ketut Akbar mengatakan, pihaknya menemukan sejumlah barang yang dianggap nyeleneh, yang tak berkaitan dengan tes CPNS.

"Paling banyak ditemukan itu jimat. Mulai dari jimat jenis rajah, uang dan kertas yang bertuliskan huruf Arab, pasir yang dibungkus kain putih, hingga jimat pengasih. Kita tidak memperkenankan dibawa. Mungkin maksudnya usaha biar lulus," ujar Ketut Akbar melalui siaran pers yang diterima Okezone.

Jimat

Selanjutnya

Comments