Terkenal, 4 Mumi Ini Justru Tidak Berasal dari Mesir

Tekno & Gadget

Updates / Tekno & Gadget

Terkenal, 4 Mumi Ini Justru Tidak Berasal dari Mesir

Terkenal, 4 Mumi Ini Justru Tidak Berasal dari Mesir

KEPONEWS.COM - Terkenal, 4 Mumi Ini Justru Tidak Berasal dari Mesir Ilustrasi mumi. (pixabay/albertr) Berbicara mengenai mumi, kamu akan secara otomatis berpikir mengenai Mesir. Mayat yang diawetkan dengan cara mumifikasi ini memang terkenal berasal dari daerah ini....
Loading...

Ilustrasi mumi. (pixabay/albertr)

Berbicara mengenai mumi, kamu akan secara otomatis berpikir mengenai Mesir. Mayat yang diawetkan dengan cara mumifikasi ini memang terkenal berasal dari daerah ini.

Semenjak dulu, para peneliti banyak yang melakukan penelitian dan menemukan banyak sekali mumi yang berasal dari ribuan tahun yang lalu. Penemuan mumi ini menjadi jejak sejarah dari kehidupan sebelumnya yang pernah terjadi.

Proses mumifikasi ini akan dilakukan dengan membawa jasad lalu dicuci dan dioleskan dengan minyak suci. Sebelumnya, tubuh jasad tersebut akan dikeluarkan organ-organ dalamnya seperti usus, hati, hingga paru-paru.

Selain dilakukan pada manusia, mumifikasi juga dilakukan pada bangkai hewan seperti kucing, anjing, burung, hingga ikan.

Kalau para peneliti banyak menemukan mumi-mumi di sekitar Mesir, 4 mumi berikut ini justru tidak berasal dari Mesir.

1. The Tollund Man

The Tollund Man. (Smithsonianmag/Christian Als)The Tollund Man. (Smithsonianmag/Christian Als)

The Tollund Man dinamakan sesuai tempat ditemukannya mumi ini, yaitu di Desa Tollund, Denmark pada tahun 1950. Uniknya, mumi ini sama sekali tidak melalui proses mumifikasi.

Mumi yang satu ini terbentuk secara alami dan tersebar di rawa-rawa wilayah Eropa. Rawa-rawa yang mengandung senyawa tanin ini yang memberikan andil besar bagi pengawetan jasad dan mencegahnya terpapar radikal bebas.

Banyak yang memperkirakan jikalau The Tollund Mand berasal dari tahun 350 SM.

2. Lady Dai Xin Zhui

Lady Dai Xin Zhui. (Wikipedia/Huangdan2060)Lady Dai Xin Zhui. (Wikipedia/Huangdan2060)

Lady Dai Xin Zhui merupakan seorang wanita yang hidup pada masa Dinasti Han yaitu tahun 163 SM. Ia lalu meninggal dunia di usia 50 tahun karena serangan jantung, tekanan darah tinggi, stroke, dan diabetes.

Mumi ini lalu ditemukan pada tahun 1972 dan diselimuti oleh 20 lapis kain sutra dan peti mati yang dilapisi dengan arang dan tersegel dengan tanah liat. Proses ini dilakukan agar tidak ada bakteri yang masuk sehingga mayat menjadi cepat busuk.

Mumi Lady Dai Xin Zhui ini sudah berusia 2.100 tahun saat ditemukan oleh para penggali di sebuah bukit bernama Mawangdui, Changsha, Hunan, China.

3. La Doncella

La Doncella. (MAAM (Museum of High Altitude Archaeology) in Salta, Argentina)La Doncella. (MAAM (Museum of High Altitude Archaeology) in Salta, Argentina)

Pada tanggal 16 Maret 1999, seorang arkeolog bernama Johan Reinhard menemukan mumi seorang anak perempuan di puncak Mount Llullaillaco yang berada di perbatasan Chille dan Argentina.

Saat ditemukan, mumi berusia 15 tahun ini dalam posisi duduk bersila dan merupakan korban persembahan yang berasal dari suku Inca.

Mumi La Doncella ini mempunyai bentuk yang utuh lengkap dengan kulit dan rambut yang masih dalam kondisi baik walaupun sudah berusia 500 tahun.

4. St. Bernadette Soubirous

St. Bernadette Soubirous. (Wikipedia/Weltwoche)St. Bernadette Soubirous. (Wikipedia/Weltwoche)

Mumi St. Bernadette Soubirous ialah salah satu jasad yang mengalami mumifikasi paling tepat yang membuatnya masih terlihat cantik hingga sekarang.

Tubuh biarawati ini dibalut jubah dan tangan yang menggenggam kalung Rosario. Seluruh kuku hingga gigi mumi ini masih utuh padahal sudah berusia 139 tahun.

Mumi St. Bernadette Soubirous ini berada di St. Gildard, Nevers, Prancis.

Itu tadi deretan mumi yang tidak berasal dari Mesir. Penemuan ini berhasil mematahkan pemikiran banyak orang yang selalu mengaitkan mumi dengan Mesir. Padahal proses mumifikasi bisa saja terjadi di beberapa daerah lain.

Loading...

Comments