Terancam Denda Rp25 miliar karena Bisnis Tak Sehat, Bagaimana Sikap Grab?

Ekonomi & Bisnis

News / Ekonomi & Bisnis

Terancam Denda Rp25 miliar karena Bisnis Tak Sehat, Bagaimana Sikap Grab?

Terancam Denda Rp25 miliar karena Bisnis Tak Sehat, Bagaimana Sikap Grab?

KEPONEWS.COM - Terancam Denda Rp25 miliar karena Bisnis Tak Sehat, Bagaimana Sikap Grab? JAKARTA - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) akan menjadwalkan persidangan sangkaan praktek binis tak sehat yang dilakukan Grab Indonesia dan PT Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI) selaku mitr...
Loading...

JAKARTA - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) akan menjadwalkan persidangan sangkaan praktek binis tak sehat yang dilakukan Grab Indonesia dan PT Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI) selaku mitra. Bagaimana Grab Indonesia menyikapi hal ini?

Head of Public Affairs Grab Indonesia, Tri Sukma Anreianno mengatakan, Grab membenarkan adanya proses hukum yang sedang berlangsung terkait sangkaan diskriminasi usaha di medan. Pihaknya akan menyokong segala proses yang dijadwalkan oleh KPPU. "Kami senantiasa menghormati dan akan menyokong semua proses hukum yang sedang berjalan," ujarnya dalam keterangan tertulis kepada Okezone, Jakarta, Jumat (19/7/2019).

Usaha Tak Sehat, Grab Terancam Denda Rp25 Miliar

Dirinya memaparkan, semenjak didirikan, Grab muncul dengan semangat mensejahterakan masyarakat lewat pemberian kesempatan mendapatkan penghasilan yang adil dan setara untuk semua mitra. Pihaknya selalu berkomitmen untuk senantiasa memberikan perlakuan yang sama kepada mitra pengemudi Grab.

Grab

"Tidak ada perbedaan perlakuan kepada mitra pengemudi Grab baik yang terdaftar di bawah TPI maupun badan hukum lainnya," ujarnya.

Menko Luhut ke Grab: Pindahkan Kantor ke Jakarta

Dirinya mengatakan, Grab selalu mengedepankan kesejahteraan pengemudi dan memacu mereka bekerja dengan baik. Untuk itu Grab juga mempunyai sejumlah program, seperti melalui sistem rating bagi mitra pengemudi dari pelanggan untuk menilai kualitas layanan seperti kebersihan, kesopanan, kecakapan mengemudi dan standar pelayanan lainnya.

Dengan sistem ini semua mitra pengemudi berkesempatan sama untuk mendapatkan status kualitas yang baik, dan tentunya hal ini yang akan diapresiasi oleh pelanggan melalui sistem kami," ujarnya.

Selanjutnya

Comments