Tepat di Hari Dilan, Tiket Film Dilan 1991 Dijual Seharga 10 Ribu, Ini Syaratnya

Music - Movies - TV

Updates / Music - Movies - TV

Tepat di Hari Dilan, Tiket Film Dilan 1991 Dijual Seharga 10 Ribu, Ini Syaratnya

Tepat di Hari Dilan, Tiket Film Dilan 1991 Dijual Seharga 10 Ribu, Ini Syaratnya

KEPONEWS.COM - Tepat di Hari Dilan, Tiket Film Dilan 1991 Dijual Seharga 10 Ribu, Ini Syaratnya (Dika / Tabloidbintang) Hal itu diumumkan langsung oleh Ridwan Kamil dalam konferensi pers bersama kru dan pemain Dilan 1991 di rumah dinasnya di Gedung Pakuan, Bandung, Minggu (10/2). "Ada banyak go...
Loading...
(Dika / Tabloidbintang)

(Dika / Tabloidbintang)

Hal itu diumumkan langsung oleh Ridwan Kamil dalam konferensi pers bersama kru dan pemain Dilan 1991 di rumah dinasnya di Gedung Pakuan, Bandung, Minggu (10/2).

"Ada banyak gosip positif untuk warga Bandung, 24 Februari nanti tiket Dilan dijual cuma 10 ribu. Karena orang bandung kreatif dan modis, modal diskon. Dimana ada sale pasti di serbu," ujar Ridwan Kamil sambil berkelakar.

"Belum pernah saya dengar ya selama jadi moviegoers ada apresiasi seperti itu," sambungnya.

Produser Max Pictures, Ody Mulya Hidayat mengatakan tanggal 24 Februari dipilih lantaran mengikuti situasi yang memang tengah menggandrungi film Dilan.

"Tanggal 24 dipilih karena kami sudah canangkan. Ini lebih kepada situasi Dilan yang lagi hype. Ada benefit nobar (nonton bareng) dengan harga 10 ribu. Ini apresiasi untuk masyarakat Bandung," kata Ody.

(Dika / Tabloidbintang)

(Dika / Tabloidbintang)

Selain penayangan perdana, nantinya akan ada konvoi para pemain film Dilan 1991 di Bandung. Mengantisipasi kemacetan parah di hari tersebut, Ody menambahkan jikalau pihaknya telah berkordinasi dengan pihak kepolisian setempat.

"(Soal kemacetan) sudah dibahas dengan Polrestabes dan sudah dipetakan. Nanti dari kantor Kang Emil, kami konvoi dari Gedung Sate. Nanti juga ada sosialisasi jalur dan bioskop mana saja. Kami ada jalur khusus sehingga tak mengganggu ketertiban," pungkas Ody.

(dika / wida)

Penulis Christiya Dika Handayani

Editor Wida Kriswanti

Loading...

Comments