Teknologi AI Sudah Prediksi Virus Corona Jauh Sebelum Manusia

Tekno & Gadget

Updates / Tekno & Gadget

Teknologi AI Sudah Prediksi Virus Corona Jauh Sebelum Manusia

Teknologi AI Sudah Prediksi Virus Corona Jauh Sebelum Manusia

KEPONEWS.COM - Teknologi AI Sudah Prediksi Virus Corona Jauh Sebelum Manusia Ilustrasi teknologi AI. (Pixabay) Wabah virus corona tengah menghantui masyarakat global, virus baru yang berasal dari Wuhan, China ini merupakan masalah yang cukup serius. Pasalnya virus ini juga me...
Loading...

Ilustrasi teknologi AI. (Pixabay)

Wabah virus corona tengah menghantui masyarakat global, virus baru yang berasal dari Wuhan, China ini merupakan masalah yang cukup serius. Pasalnya virus ini juga merajalela hingga di luar China.

Banyak sekali Organisasi Kesehatan Dunia dan organisasi lain pemerintah di seluruh dunia semenjak itu mengirimkan peringatan paad apublik mengenai virus tersebut.

Tetapi nampaknya sebuah perusahaan AI di Kanada bernama BlueDot sudah meramalkan wabah virus tersebut di depan organisasi besar lainnya.

Dilansir dari laman Ubergizmo, BlueDot mengandalkan algoritma yang digerakkan oleh AI yang menjelajahi platform seperti laporan gosip asing, jaringan penyakit hewan dan tumbuhan.

Dengan menjelajahi hal tersebut perusahaan BlueDot dapat memprediksi adanya virus di masa depan.

Ilustrasi teknologi AI. (Pixabay)Ilustrasi teknologi AI. (Pixabay)

BlueDot bahkan benar-benar berhasil memperingatkan pelanggannya untuk menghindari tempat-tempat seperti Wuhan pada tanggal 31 Desember.

Peringatan tersebut dirilis pihak BlueDot satu minggu lebih cepat dari yang lain seperti WHO.

WHO baru merilis pernyataan adanya virus tersebut ke publik pada tanggal 9 Januari, sementara CDC AS mengumumkan peringatan tersebut pada tanggal 6 Januari.

Memakai AI di sektor medis dan kesehatan bukanlah hal baru, sehingga melihat hal itu dapat dimanfaatkan untuk menemukan masalah kesehatan sebelum terjadi merupakan hal yang biasa

Selain virus membahayakan seperti corona, bahkan AI juga dapat menemukan penyakit pada pasien yang mungkin dilewatkan oleh seorang dokter.

Comments