Tanya Dokter Jiwa: Dok, Benarkah Depresi Terjadi karena Kurang Ibadah?

Kesehatan

Life & Style / Kesehatan

Tanya Dokter Jiwa: Dok, Benarkah Depresi Terjadi karena Kurang Ibadah?

Tanya Dokter Jiwa: Dok, Benarkah Depresi Terjadi karena Kurang Ibadah?

KEPONEWS.COM - Tanya Dokter Jiwa: Dok, Benarkah Depresi Terjadi karena Kurang Ibadah? Tanya dokter kali ini menjawab pertanyaan seputar depresi, yang kerap dikaitkan dengan kurangnya ibadah. Apa kata dokter jiwa?...

Tanya dokter kali ini menjawab pertanyaan seputar depresi, yang kerap dikaitkan dengan kurangnya ibadah. Apa kata dokter jiwa?

Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), dr. Agung Frijanto, Sp.KJ mengatakan gangguan kesehatan mental seperti depresi, kecemasan, dan bipolar disebabkan oleh banyak sekali hal seperti pengaruh hormon hingga keturunan genetik.

ilustrasi depresi (geralt/pixabay.com)ilustrasi tanya dokter: depresi karena kurang ibadah? (geralt/pixabay.com)

"Kemudian pola asuhnya, itu yang membentuk daya tahan kesehatan mentalnya, dan lingkungan dan memaknai religi dan spiritualitasnya," ujar dr. Agung di gedung Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Berikut ini sesi tanya jawab dengan dr. Agung seputar depresi dan kurangnya ibadah atau pemahaman agama, dalam petikan wawancara sebagai berikut:

Lauv Bagi-bagi Rp 45,6 M bagi Penggemar untuk Terapi Kesehatan Mental

Dok, benarkah kurang ibadah menyebabkan depresi?

Jadi tidak tok otomatis begitu (langsung depresi karena kurang ibadah), karena saling terkait, karena ada orang yang secara genetik itu memang hormon depresi dan hormon kecemasannya tidak seimbang, sehingga rentan terhadap kesehatan jiwa.

Apalagi yang menyebabkan gangguan kesehatan mental pada seseorang?

Kemudian pola asuhnya, itu yang membentuk daya tahan kesehatan mentalnya, dan lingkungan dan memaknai religi dan spiritualitasnya.

Ini karena ada juga yang tidak tepat memaknainya, mengikuti kelompok atau peredaran yang ternyata sesat itu juga bisa berpengaruh terhadap kesehatan jiwanya.

4 Tips Mendampingi Sahabat yang Sedang Depresi, Jangan Dihakimi!

Jadi yang harus sesuai dengan latar belakang agamanya masing-masing, dalam mengaplikasikan kehidupannya.

Bisa nggak sih dok, terapi agama digunakan untuk gangguan kesehatan mental seperti depresi?

Iya itu sebagai salah satu terapi, terapinya itu ada 4, sesuai dengan etiologinya atau penyebabnya.

Secara biologis ya terkait dengan obat-obat, terkait farmakologi namanya kita berikan obat untuk kurangi depresinya, kecemasannya, itu dengan obat, konseling untuk psikologisnya.

Edukasi dan juga ada namanya terapi berbasis agama, dan semua saling terkait.

Comments