Susi Pudjiastuti Ditantang Debat Terbuka soal Ekspor Benih Lobster Sepanjang 2019

Ekonomi & Bisnis

News / Ekonomi & Bisnis

Susi Pudjiastuti Ditantang Debat Terbuka soal Ekspor Benih Lobster Sepanjang 2019

Susi Pudjiastuti Ditantang Debat Terbuka soal Ekspor Benih Lobster Sepanjang 2019

KEPONEWS.COM - Susi Pudjiastuti Ditantang Debat Terbuka soal Ekspor Benih Lobster Sepanjang 2019 JAKARTA Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti ditantang debat mengenai ekspor benih lobster yang terjadi sepanjang 2019. Undangan debat ini disampaikan Ketua Komisi Pemangku Kepen...

JAKARTA Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti ditantang debat mengenai ekspor benih lobster yang terjadi sepanjang 2019. Undangan debat ini disampaikan Ketua Komisi Pemangku Kepentingan dan Konsultasi Publik KKP Effendi Gazali. Susi dan Effendi mempunyai pandangan berbeda terkait ekspor benih lobster atau benur.

Belakangan ramai yang menyebut pak Effendi berani gak sih debat dengan dengan Bu Susi, yang kebetulan Menteri KKP sebelumnya. Saya mau bilang saya tidak ada masalah pribadi dengan Bu Susi, debat tujuannya untuk edukasi juga, lebih bagus disebut diskusi lah ya, ujar Effendi dalam podcast di kanal YouTube Deddy Corbuzier pada Selasa (1/12/2020).

Ada Kekuatan Rp10,2 Triliun di Balik Ekspor Benih Lobster, Edhy Prabowo Kecolongan

Terkait larangan ekspor benih lobster di era Susi, Effendi menilai hal itu membuat praktik penyelundupan benur marak terjadi. Dirinya mengklaim fakta sepanjang 2019 pengangkutan benur secara ilegal mencapai jumlah dan nilai fantastis, hingga mencapai nilai Rp10,2 triliun.

Pada 2019 saja, Menteri KKP waktu itu masih Bu Susi, tapi ini tidak menuju ke nama tertentu ya, pada tahun itu PPATK mengatakan bahwa pencucian uang dari ekspor lobster ilegal atau penyelundupan, karena di zaman Bu Susi benih lobster tidak boleh diekspor, nilai pencucian uangnya mencapai Rp900 miliar, kata Effendi.

edhy

Terkait hal itu, kata Effendi, dirinya telah melakukan riset langsung ke Vietnam, negara yang disebut-sebut menjadi pembeli utama ekspor lobster ilegal dari Indonesia. Benar saja, di sana Effendi menemukan fakta setiap harinya pengimpor di Vietnam menyerap benur hingga satu juta ekor per hari dari Indonesia.

Vietnam tidak mau menyebut itu selundupan, karena mereka membeli benur itu dari Singapura. Jadi dari Indonesia yang diselundupkan itu totalnya setahun mencapai 360 juta benih lobster, kata dia.

Comments