Susahnya Jualan Mobil di Indonesia, Murah dan Bagus Belum Tentu Laku

Otomotif

News / Otomotif

Susahnya Jualan Mobil di Indonesia, Murah dan Bagus Belum Tentu Laku

Susahnya Jualan Mobil di Indonesia, Murah dan Bagus Belum Tentu Laku

KEPONEWS.COM - Susahnya Jualan Mobil di Indonesia, Murah dan Bagus Belum Tentu Laku Setiap tahun, kurang lebih satu juta unit kendaraan beroda empat diproduksi dan dipasarkan di Indonesia. Angka itu masih bisa bertambah hingga dua kali lipat, jikalau memang peminatnya ada. Besarnya a...

Setiap tahun, kurang lebih satu juta unit kendaraan beroda empat diproduksi dan dipasarkan di Indonesia. Angka itu masih bisa bertambah hingga dua kali lipat, jikalau memang peminatnya ada.

Besarnya angka tersebut, membuat banyak perusahaan otomotif rela menanamkan investasi dalam bentuk pembangunan pabrik. Alhasil, produk yang ada di pasaran semakin beragam.

Uniknya, tidak semua bisa laku diminati konsumen. Menurut Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra, mobil yang ditawarkan dengan harga murah dan kualitasnya bagus, belum tentu laku.

Berdasarkan survei, pertimbangan pertama konsumen ialah harga jual kembalinya bagaimana. Kedua, selama pemakaian, suku cadangnya berapa dan ada di mana saja. Kalau enggak bisa menyiapkan seperti itu, belum tentu laku meski bagus, ujarnya belum lama ini di Jakarta.

Booth Daihatsu di GIIAS 2019

Daihatsu Enggak Mau Mimpi Jadi Merek Terlaris di Indonesia

Daihatsu Sirion SE

Daihatsu Siapkan Kejutan untuk Indonesia

Booth Daihatsu di GIIAS 2019

Rencana Nekat Daihatsu, Setahun Jualan Tanpa Model Baru

Booth Daihatsu di GIIAS 2019

Hal Sepele Bikin Daihatsu Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua

New Daihatsu Sigra diuji jalan di Bandung, Jawa Barat.

Para Pemilik Daihatsu Sigra Patut Bangga dengan Hal Ini

Perodua Bezza 2020

Mobil Baru Daihatsu Harga Rp117 Juta Resmi Dipajang di Diler

Wanita yang akrab disapa Amel itu memaparkan, industri otomotif di Indonesia tidak hanya harus padat karya, tapi juga padat modal. Ibarat pelari, kata dia, bukan sprint tapi maraton. Bila tidak kuat stamina, pasti kalah.

karena, beli mobil di indonesia itu digunakan bisa sampai lebih dari 10 tahun. Bisnisnya itu membakar duit, rugi awal-awalnya. Buka belum tentu laku, sementara uang harus keluar terus, tuturnya.

Amel mengungkapkan, Daihatsu sudah melakoni usaha ini semenjak lama. Itu sebabnya, mereka yakin kehadiran para pemain baru tidak berpengaruh pada masa depan perusahaan.

Kami sudah siapkan pondasi ini dari tahun 70-an. Dari 34 provinsi yang ada di Indonesia, kami sudah ada di 33 provinsi, ungkapnya.

Comments