Suporter PSS Sleman Diperkarakan, Tagar BebaskanYudhiAtauBoikot Trending

Sepakbola

Sports / Sepakbola

Suporter PSS Sleman Diperkarakan, Tagar BebaskanYudhiAtauBoikot Trending

Suporter PSS Sleman Diperkarakan, Tagar BebaskanYudhiAtauBoikot Trending

KEPONEWS.COM - Suporter PSS Sleman Diperkarakan, Tagar BebaskanYudhiAtauBoikot Trending Salah seorang fans PSS Sleman bernama Yudhi mendadak jadi trending di Twitter. Sosoknya dikabarkan diperkarakan setelah diduga sebagai orang yang memasang poster bernada kritik terhadap petinggi klub...
Loading...

Salah seorang fans PSS Sleman bernama Yudhi mendadak jadi trending di Twitter. Sosoknya dikabarkan diperkarakan setelah diduga sebagai orang yang memasang poster bernada kritik terhadap petinggi klub asal Sleman tersebut.

Atas kasus tersebut, netizen pun bereaksi. Lewat tagar BebaskanYudhiAtauBoikot sejumlah Sleman Fans mengancam akan memboikot laga PSS Sleman kalau Yudhi tak dibebaskan dari perkara yang menjeratnya.

Tagar BebaskanYudhiAtauBoikot trending di Twitter. [Twitter]Tagar BebaskanYudhiAtauBoikot trending di Twitter. [Twitter]

"Kalau Yudhi dan Randi tidak bisa menyaksikkan laga PSS. Maka kami @CS_Tasta juga tidak akan menyaksikkan laga PSS sampai kasus ini dihentikan," terang akun tersebut.

"Pemasang poster ini sekarang diperkarakan, satu sudah ketangkap dan satu masih dalam DPO, saya pribadi boikot match PSS sampe dia dibebaskan dan kasus dituntaskan," cuit akun @TiitoKlasik.

"Yudhi akan menghadapi UAS kelas 3 SMK dan Randy tulang punggung keluarga, tapi keduanya dikriminalisasi hanya karena menempel poster kritik terhadap sang penguasa. Bertahun tak pernah absen laga home tapi saya pribadi memilih boikot laga PSS demi mereka," kata akun @tom_sidq.

Dikutip dari jaringan suara.com, kepada harianjogja.com, koordinator BCS, salah satu kelompok suporter PSS, Zulfikar, mengaku belum bisa berkomentar mengenai duduk perkara ini.

Besok ya mas, kami masih akan rapatkan di forum nanti malam. Ini baru mau berembuk dengan teman-teman, kata Zulfikar.

Loading...

Comments