Suami Di-PHK, Bagaimana Ibu Rumah Tangga Harus Menyikapi?

Kesehatan

Life & Style / Kesehatan

Suami Di-PHK, Bagaimana Ibu Rumah Tangga Harus Menyikapi?

Suami Di-PHK, Bagaimana Ibu Rumah Tangga Harus Menyikapi?

KEPONEWS.COM - Suami Di-PHK, Bagaimana Ibu Rumah Tangga Harus Menyikapi? Kehilangan pekerjaan pasti membawa tekanan bertubi-tubi. Ini masanya seorang pria bisa merasa kehilangan arah. Untuk itu dia butuh ruang dan waktu tersendiri dalam keluarga. Pasangan membutuhkan pa...
Loading...

Kehilangan pekerjaan pasti membawa tekanan bertubi-tubi. Ini masanya seorang pria bisa merasa kehilangan arah. Untuk itu dia butuh ruang dan waktu tersendiri dalam keluarga. Pasangan membutuhkan pandangan dan sikap yang positif Kamu. Jangan semata-mata menyalahkannya. Pemutusan kerja bisa terjadi karena banyak hal, Roslina mengingatkan.

Situasi seperti ini secara tak langsung akan menguji motif sebuah pernikahan. Apakah pernikahan Kamu benar-benar dilandasi cinta atau status sosial dan materi? Mereka yang menikah berlandaskan cinta umumnya bisa mencari jalan keluar bersama. Ketika badai berlalu, pernikahan justru bisa semakin kokoh, tutur Roslina. Sementara yang menikah karena status sosial atau ekonomi harus berhati-hati, karena masalah PHK dapat memicu keretakan dalam rumah tangga.

Dalam kondisi ekonomi keluarga yang mengkhawatirkan, istri seharusnya bisa mengelola emosi diri sendiri dan setiap anggota keluarganya serta segera melakukan penyesuaian-penyesuaian. Misalnya, penyesuaian terhadap gaya hidup. Cobalah mendorong anak agar mulai menjalankan peranan dalam keluarga. Demi menghemat pengeluaran misalnya, Kamu tidak perlu memakai pembantu dulu.

Anak bisa membantu orang tua, contohnya mulai dari membersihkan kamarnya sendiri sampai membantu Kamu memasak. Terkadang masalahnya bukan terletak pada besaran uang yang harus masuk. Melainkan Kamu bisa mengelola yang ada dengan sebaik-baiknya, Roslina menegaskan.

Ketika anak mempertanyakan perubahan-perubahan yang terjadi, jelaskan kondisi yang sebenarnya. Mengapa kini mereka harus membantu ayah dan ibun di rumah? Mengapa uang jajan mereka harus dikurangi? Anak-anak juga perlu mengerti kondisi orang tua mereka. Komunikasi yang terbuka sangat diharapkan di masa-masa seperti ini, sambung Roslina.

Selanjutnya, pasangan suami istri harus kompak, sama-sama berpikir keras mencari sumber penghasilan baru. Kalau memang mencari pekerjaan di perusahaan lain memakan waktu lama dan sulit, Kamu sebagai istri bisa memberikan ide atau alternatif, seperti mencoba usaha kecil. Ulurkan tangan Kamu untuk membantu. Saat ini saya rasa banyak cara mendapatkan uang. Apa pun bisa jadi uang, tukas Roslina.

Selama tidak emosional, Kamu dan suami akan menemukan peluang-peluang baru yang mendatangkan pemasukan, demikian Roslina meyakinkan.

(val)

Rekomendasi

Suami Di-PHK, Bagaimana Ibu Rumah Tangga Harus Menyikapi?

Comments