Sri Mulyani: Jembatan Leta Oar Ralan Tingkatkan Akses Perekonomian

Ekonomi & Bisnis

News / Ekonomi & Bisnis

Sri Mulyani: Jembatan Leta Oar Ralan Tingkatkan Akses Perekonomian

Sri Mulyani: Jembatan Leta Oar Ralan Tingkatkan Akses Perekonomian

KEPONEWS.COM - Sri Mulyani: Jembatan Leta Oar Ralan Tingkatkan Akses Perekonomian JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani berharap Jembatan Leta Oar Ralan di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku dapat meningkatkan akses perekonomian masyarakat. Infras...


JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani berharap Jembatan Leta Oar Ralan di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku dapat meningkatkan akses perekonomian masyarakat.

Infrastruktur ini penting bagi masyarakat agar mereka bisa mendapat akses perekonomian yang lebih baik lagi, ujar Menkeu," kata Menkeu, dikutip dari Antara, Jumat (11/1/2019).

Selanjutnya, Menkeu menyatakan bahwa komitmen dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk menyebarkan infrastruktur di Indonesia, sesuai dengan visi dan misi Presiden Joko Widodo untuk pembangunan yang merata di seluruh tanah air.

Sejumlah Jembatan Penyeberangan Orang Dipercantik

Menkeu juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR dikarenakan telah memakai dana untuk membangun daerah, sehingga masyarakat dapat merasakan pemerataan kesejahteraaan.

Kita akan memakai instrumen fiskal untuk sungguh-sungguh membangun daerah kepulauan yang masih membutuhkan perhatian secara cepat, kata Menkeu dalam sambutan peresmian Jembatan Leta Oar Ralan.

Jembatan Leta Oar Ralan merupakan proyek pembangunan infrastruktur yang dibiayai Surat Berharga Syariah Negara (SBSN/Sukuk).

Jembatan Leta Oar Ralan yang dulunya bernama Wear Arafura ini mempunyai panjang sekitar 323 meter, dibangun dengan skema multiyears contract tahun anggaran 2016-2018 dengan anggaran lebih dari Rp123 miliar.

Jembatan Terpanjang Ketiga di RI Sedang Dibangun, Ini Penampakannya

Jembatan ini merupakan prasarana penghubung antara Pulau Yamdena dan Pulau Larat, yang digunakan oleh masyarakat kedua pulau untuk menyokong aktivitas sehari-hari dan kegiatan perekonomian di wilayah tersebut.

Pasokan hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan dari Pulau Larat ke Yamdena semakin lancar dan dapat menekan biaya logistik, serta mendorong peningkatan aktivitas ekonomi.

Selain itu, jembatan yang terhubung dengan jalan nasional ini akan mempermudah akses untuk menjangkau daerah pariwisata di Pulau Yamdena adalah Saumlaki dan pelabuhan di Pulau Larat. Manfaat lainnya, warga tidak perlu lagi menyeberang dengan kapal berbayar sehingga dapat menghemat biaya.

(fbn)

Loading...

Comments