Sindir Artis Pamer Kekayaan, Sri Mulyani: Bayar Pajaknya yang Benar

Ekonomi & Bisnis

News / Ekonomi & Bisnis

Sindir Artis Pamer Kekayaan, Sri Mulyani: Bayar Pajaknya yang Benar

Sindir Artis Pamer Kekayaan, Sri Mulyani: Bayar Pajaknya yang Benar

KEPONEWS.COM - Sindir Artis Pamer Kekayaan, Sri Mulyani: Bayar Pajaknya yang Benar JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sempat menyindir kebiasaan masyarakat yang mempunyai kebiasaan pamer kekayaan di sosmed (medsos). Saat ini memang tengah banyak artis hingga youtuber y...
Loading...

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sempat menyindir kebiasaan masyarakat yang mempunyai kebiasaan pamer kekayaan di sosmed (medsos). Saat ini memang tengah banyak artis hingga youtuber yang memamerkan kekayaan, salah satunya dengan menunjukkan saldo rekening.

"Kalau orang mau gaya, mbok ya jangan tanggung gitu, harus kaya beneran. Kaya beneran itu, bayar pajaknya benaran. Jadi kalau mau pamer kita juga senang 'Oh berarti orang ini tajir beneran'," ujarnya dalam acara peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) di Kantor Pusat Pajak, Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Sri Mulyani: Masih Banyak Profesi Makelar di Indonesia

Dia mengaku, tidak suka kalau banyak pihak yang melakukan pamer kekayaan tetapi tidak memenuhi kewajibannya sebagai wajib pajak. Hal itu tentu membuat kerugian bagi negara.

"Yang enggak senang kalau lihat orang pura-pura kaya terus dia post di sosial media gitu, tapi enggak bayar ini, enggak bayar itu. Untung masih bisa pamer, tapi pamernya di medsos," kata dia,

sri mulyani

Tren pamer 'ketajiran' lewat saldo rekening tengah marak di kalangan artis dan youtuber. Di antaranya ada Barbie Kumalasari yang menunjukkan saldo rekeningnya berisi Rp1,6 miliar, lalu Nikita Mirzani sebesar Rp1,3 miliar, serta Billy Saputra sebesar Rp1,7 miliar.

Tak hanya itu, Sri Mulyani juga menyindir kebiasaan masyarakat yang mempunyai kendaraan mewah, tapi enggan memenuhi kewajibannya membayar pajak. Hal itu tercermin dari banyaknya mobil dan motor gede (moge) yang disita oleh Ditjen Bea Cukai.(kmj)

(rzy)

Loading...

Comments