Signal, Aplikasi yang Bikin Pendiri WhatsApp 'Khianat'

Tekno & Gadget

Updates / Tekno & Gadget

Signal, Aplikasi yang Bikin Pendiri WhatsApp 'Khianat'

Signal, Aplikasi yang Bikin Pendiri WhatsApp 'Khianat'

KEPONEWS.COM - Signal, Aplikasi yang Bikin Pendiri WhatsApp 'Khianat' Jakarta - Teka-teki kemana pendiri WhatsApp, Brian Acton, berlabuh akhirnya terjawab sudah. Dia diketahui bergabung dengan perusahaan Signal, sebuah startup pesan instan yang bukan tidak mungkin nanti...
Loading...
Jakarta - Teka-teki kemana pendiri WhatsApp, Brian Acton, berlabuh akhirnya terjawab sudah. Dia diketahui bergabung dengan perusahaan Signal, sebuah startup pesan instan yang bukan tidak mungkin nanti menyaingi WhatsApp.

Dikutip detikINET dari V3, Signal tersedia di ponsel Android maupun iOS. Juga ada versi desktop untuk Linux, Windows dan macOS.

Kelebihan dari Signal merupakan keamanannya karena terenskripsi serta diklaim anti sadap. Teknologinya yang bernama The Signal Protocol, ternyata juga digunakan di WhatsApp, Facebook Messenger, Skype dan lainnya.

Namun demikian, semenjak kelahirannya pada Juli 2014, Signal belum pernah mendapatkan pendanaan dari luar. Sehingga perkembangannya terhambat.

Tapi sekarang beda cerita. Acton akan mengguyur Signal dengan investasi senilai USD 50 juta atau di kisaran Rp 682 miliar. Pendanaan itu akan digunakan untuk mengembangkan Signal, seperti dikatakan co founder Signal, Moxie Marlinspike.

"Dengan pendanaan awal USD 50 juta ini, sekarang kami bisa meningkatkan jumlah tim kami, kapasitas kami dan ambisi kami," sebut Moxie yang dikutip detikINET dari V3.

"Mungkin yang paling signifikan merupakan kedatangan Brian berarti kehadiran engineer yang berbakat luar biasa dan visioner dengan pengalaman dekade membangun produk sukses," tandasnya.

Ya, tidak hanya menyumbang dana, Acton juga akan menjadi Executive Chairman yayasan Signal Foundation. Misi mereka merupakan menyediakan komunikasi privat Signal ke sebanyak mungkin orang.

"Ini hanyalah awal. Ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk membuat mimpi kami jadi kenyataan dan kami akan terus bertanya pada kolega, komunitas dan diri kami sendiri apakah ada cara lebih efektif melayani publik," kata Brian.

"Dalam waktu dekat, kami fokus menambah tim dan mengembangkan Signal Messenger," pungkas pria yang mendirikan WhatsApp bersama koleganya, Jan Koum ini. (fyk/fyk)

Signal, Aplikasi yang Bikin Pendiri WhatsApp 'Khianat'
Loading...

Comments