Sidang Putusan Idrus Marham Alami Penundaan

Nasional

News / Nasional

Sidang Putusan Idrus Marham Alami Penundaan

Sidang Putusan Idrus Marham Alami Penundaan

KEPONEWS.COM - Sidang Putusan Idrus Marham Alami Penundaan Laporan Wartawan Tribunnews, Glery Lazuardi JAKARTA - Sidang beragenda pembacaan putusan kasus suap PLTU Riau-1 yang menjerat terdakwa, Idrus Marham, mengalami penundaan. Semula, sidang dijadwalkan...
Loading...

Laporan Wartawan Tribunnews, Glery Lazuardi

JAKARTA - Sidang beragenda pembacaan putusan kasus suap PLTU Riau-1 yang menjerat terdakwa, Idrus Marham, mengalami penundaan.

Semula, sidang dijadwalkan akan digelar pada Selasa (16/4/2019) ini, namun mengalami penundaan menjadi Selasa (23/4/2019).

Ketua Majelis Hakim Yanto memaparkan alasan sidang mengalami penundaan. Keputusan penundaan itu diambil berdasarkan kesepakatan bersama dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada KPK dan penasihat hukum Idrus Marham.

Semula, sidang akan digelar pada hari Selasa ini pukul 16.00 WIB. Sidang dijadwalkan pada Selasa sore, karena Yanto baru tiba dari Spanyol.

Namun, dua anggota majelis hakim merasa keberatan sidang digelar pada Selasa sore. Hal ini, karena mereka sudah membeli tiket pesawat untuk pulang ke kampung halaman masing-masing. Mereka diharuskan untuk tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 16.00 WIB.

Dua anggota majelis hakim itu akan memakai hak pilih di Pemilu 2019 yang dilangsungkan secara serentak pada 17 April 2019. Sehingga, apabila sidang digelar, maka dikhawatirkan tidak dapat memakai hak pilih.

"Sedianya hari ini putusan. Besok itu pemilu, nyoblos. Dua anggota sudah membeli tiket jam 4. Kalau dibacakan jam 4 tidak terkejar, harus ke bandara. Saya musyawarah dengan JPU dan penasihat hukum, ditunda minggu depan," kata Yanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (16/4/2019).

"Biasanya sampai malam, karena besok itu Pilpres. Semua mau nyoblos. Jam 4 sampai bandara. Kalau (putusan,-red) dibacakan malam, mereka tidak bisa nyoblos. Sidang ditunda tanggal 23,".

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada KPK menuntut terdakwa kasus suap proyek PLTU Riau-1, Idrus Marham, hukuman pidana penjara 5 tahun denda Rp 300 juta subsider 4 bulan kurungan

Sidang Putusan Idrus Marham Alami Penundaan

Comments