Shin Tae-yong Desak Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Segera Digelar

Sepakbola

Sports / Sepakbola

Shin Tae-yong Desak Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Segera Digelar

Shin Tae-yong Desak Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Segera Digelar

KEPONEWS.COM - Shin Tae-yong Desak Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Segera Digelar Usai pemusatan latihan di Kroasia berakhir pada 26 Oktober 2020 mendatang, pelatih Tim Nasional Indonesia U-19, Shin Tae-yong akan mengembalikan para pemain ke klub masing-masing. Hal tersebut agar se...

Usai pemusatan latihan di Kroasia berakhir pada 26 Oktober 2020 mendatang, pelatih Tim Nasional Indonesia U-19, Shin Tae-yong akan mengembalikan para pemain ke klub masing-masing. Hal tersebut agar seluruh penggawa Garuda Muda mendapat menit bermain di kompetisi.

Namun, hingga saat ini kejelasan lanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 masih belum menemui titik terang. Sebelumnya, operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI berencana menggelar kembali Liga 1 dan Liga 2 pada awal Oktober kemarin, tapi batal karena tidak dapat izin dari aparat kepolisian.

LIB, PSSI, bersama klub-klub peserta telah mengadakan pertemuan untuk membahas nasib kompetisi ke depannya. Mereka semua sepakat untuk kembali menggelar kompetisi Liga 1 dan Liga 2 mulai awal November 2020.PSSI, bersama klub-klub peserta telah mengadakan pertemuan untuk membahas nasib kompetisi ke depannya. Mereka semua sepakat untuk kembali menggelar kompetisi Liga 1 dan Liga 2 mulai awal November 2020.

Misi Besar Indonesia di Balik Status Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Akan tetapi, belum ada tanda-tanda Liga 1 dan Liga 2 bakal berjalan sesuai rencana. Alasannya adalah, kepolisian tetap bersikeras untuk tidak mengeluarkan izin penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2 dengan alasan rawan terjadi kerumunan karena angka positif virus Corona masing tinggi di Tanah Air.Corona masing tinggi di Tanah Air.

Polemik ini tentunya menjadi sorotan Tae-yong, yang sedang dibebani sasaran untuk meningkatkan kualitas Timnas Indonesia U-19 jelang Piala Dunia U-20. Karena, menurut pelatih asal Korea Selatan itu, kompetisi merupakan awal fondasi pembentukan sebuah timnas.Tae-yong, yang sedang dibebani sasaran untuk meningkatkan kualitas Timnas Indonesia U-19 jelang Piala Dunia U-20. Karena, menurut pelatih asal Korea Selatan itu, kompetisi merupakan awal fondasi pembentukan sebuah timnas.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong

"Ujung dari sebuah timnas itu kompetisi. Karena di kompetisi resmi, pemain akan mendapatkan atmosfer laga. Ini beda dengan kalau hanya training camp dan uji coba dengan timnas negara lain atau klub," kata Tae-yong, dalam keterangan resmi PSSI, Selasa 20 Oktober 2020.

Sadis, Timnas U-19 Cukur Habis Hajduk Split

Maka dari itu, Tae-yong mendesak agar kompetisi Liga 1 dan Liga 2 kembali digelar. Karena, ia membutuhkan adanya kompetisi untuk memantau pemain-pemain potensial yang bisa saja terpilih masuk ke dalam skuadnya.

"Jadi tidak bisa menunda-nunda kompetisi. Karena ini menjadi bagian penting dalam perjalanan sebuah timnas. Lebih cepat kompetisi digelar lagi akan semakin bagus," ujarnya.

"Saya membutuhkan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 diputar lagi untuk bisa memantau secara langsung perkembangan pemain di klubnya masing-masing. Sekaligus, saya juga bisa memantau jikalau ada pemain yang bisa dipanggil untuk memperkuat timnas," ucapnya.

Program Timnas U-19 ke Piala Dunia U-20 Terancam Jikalau Liga 1 Mati Suri

Tae-yong menambahkan, bahwa dirinya pasti akan kesulitan menilai kemampuan individu setiap anak asuhnya kalau mereka tidak berkompetisi bersama klubnya masing-masing. Bahkan, program yang telah dibuatnya bisa saja berantakan jikalau tak ada kompetisi.

"Kompetisi sangat perlu agar pemain melakukan laga untuk mengasah kemampuan mereka saat mereka tidak training camp dengan Timnas. Kalau tidak kompetisi Liga 1 dan Liga 2 bagaiman saya bisa memantau pelaksanaan program yang sudah saya siapkan," tuturnya.

Comments