Setelah 5 Orang Terdeteksi Corona, Pemerintah Tianjin China Lakukan Tes Massal pada 3 Juta Orang

Internasional

News / Internasional

Setelah 5 Orang Terdeteksi Corona, Pemerintah Tianjin China Lakukan Tes Massal pada 3 Juta Orang

Setelah 5 Orang Terdeteksi Corona, Pemerintah Tianjin China Lakukan Tes Massal pada 3 Juta Orang

KEPONEWS.COM - Setelah 5 Orang Terdeteksi Corona, Pemerintah Tianjin China Lakukan Tes Massal pada 3 Juta Orang Pemerintah Kota Tianjin, China Utara memerintahkan untuk melakukan tes virus corona massal kepada seluruh 3 juta orang penduduk. Sabtu, 21 November 2020 19:48 WIB STR / AFP / Chi...

Pemerintah Kota Tianjin, China Utara memerintahkan untuk melakukan tes virus corona massal kepada seluruh 3 juta orang penduduk. Sabtu, 21 November 2020 19:48 WIB

STR / AFP / China OUT

Foto yang diambil pada 12 Oktober 2020 ini menunjukkan ribuan warga yang mengantre untuk dites virus corona COVID-19, sebagai bagian dari program pengujian massal menyusul wabah virus corona baru di Qingdao, di Provinsi Shandong timur China. Hanya dalam waktu dua hari, 12-13 Oktober 2020, sebanyak 4,2 juta penduduk kota ini berhasil melakukan swab test. Berikut ulasan perihal Pemerintah Kota Tianjin, China Utara yang memerintahkan untuk melakukan tes virus corona massal kepada seluruh 3 juta orang penduduk setelah 5 orang positif corona.

Pemerintah Kota Tianjin, China Utara memerintahkan untuk melakukan tes virus corona massal kepada seluruh penduduk, yang berjumlah sekitar 3 juta orang.

Hal itu dilakukan setelah lima kasus Covid-19 terdeteksi secara lokal pada Jumat (20/11/2020).

Pada Sabtu pagi, Komisi Kesehatan Tianjin mengatakan, satu di antara kasus positif yang ditemukan di Wilayah Binhai menimpa seorang pria.

Pria itu mengaku merasakan gejala setelah berkontak dengan seorang pekerja berusia 52 tahun yang menangani produk daging beku impor.

Kemudian, pria asal Binhai itu langsung masuk ke ruang isolasi di rumah sakit setempat pada 10 November.

Foto yang diambil pada 12 Oktober 2020 ini menunjukkan ribuan warga yang mengantre untuk dites virus corona COVID-19, sebagai bagian dari program pengujian massal menyusul wabah virus corona baru di Qingdao, di Provinsi Shandong timur China. Hanya dalam waktu dua hari, 12-13 Oktober 2020, sebanyak 4,2 juta penduduk kota ini berhasil melakukan swab test.Foto yang diambil pada 12 Oktober 2020 ini menunjukkan ribuan warga yang mengantre untuk dites virus corona COVID-19, sebagai bagian dari program pengujian massal menyusul wabah virus corona baru di Qingdao, di Provinsi Shandong timur China. Hanya dalam waktu dua hari, 12-13 Oktober 2020, sebanyak 4,2 juta penduduk kota ini berhasil melakukan swab test. (STR / AFP / China OUT)

Kronologi Ditemukannya Produk Ikan Layur Beku Indonesia yang Terkontaminasi Covid-19

Terkontaminasi Covid-19, Produk Ikan Beku Asal Indonesia Dilarang Masuk ke China

Diketahui, ia melakukan kontak dengan pekerja yang memegang produk makanan beku yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada 9 November lalu.

Menurut laporan media lokal, produk tersebut diimpor dari India, Pakistan, Indonesia dan Myanmar.

Karena jejak virus yang ditemukan pada kemasan makanan beku itu, China memerintahkan untuk mendesinfeksi semua makanan beku impor.

Padahal, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan risiko penularan dari produk makanan beku rendah.

Awal bulan ini, Tianjin juga melaporkan seorang pasien positif lain sempat kontak dekat dengan pekerja di perusahaan yang mengimpor produk daging babi dari Jerman.

ILUSTRASI ikan layur - Terkontaminasi Covid-19, Produk Ikan Beku asal Indonesia Dilarang Masuk ke ChinaILUSTRASI ikan layur - Terkontaminasi Covid-19, Produk Ikan Beku asal Indonesia Dilarang Masuk ke China (https://www.instagram.com/aciseafood/)

Selandia Baru Belum Diberitahu China perihal Covid-19 dalam Daging Sapi Beku dari Negaranya

Kembali, China Temukan Virus Corona Pada Daging Sapi Beku dari Banyak sekali Negara

Gosip Terkait

Penulis: Inza Maliana

Editor: Tiara Shelavie

Ikuti kami di BERITA REKOMENDASI "); $("#latestul").append(""); $(".loading").show; var newlast = getLast; $.getJSON("https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?", start: newlast,section:'15',img:'thumb2', function(data) $.each(data.posts, function(key, val) if(val.title) newlast = newlast + 1; newlast = newlast+1; if(val.video) var vthumb = ""; var vtitle = " "; else var vthumb = ""; var vtitle = ""; if(val.thumb) var img = ""+val.title+""+vthumb+""; var milatest = "mr140"; else var img = ""; var milatest = ""; if(val.subtitle) subtitle = ""+val.subtitle+""; else subtitle = ''; if(val.thumb) img = ""+val.title+""+vthumb+""; else img = ''; if(val.c_title) cat = ""+val.c_title+""; else cat = ''; $("#latestul").append(""+img+""); else $("#latestul").append('Tampilkan lainnya'); $("#test3").val("Done"); return false; ); $(".loading").remove; ); else if (getLast > 150) if ($("#ltldmr").length == 0) $("#latestul").append('Tampilkan lainnya'); ); ); function loadmore if ($("#ltldmr").length > 0) $("#ltldmr").remove; var getLast = parseInt($("#latestul > li:last-child").attr("data-sort")); $("#latestul").append(""); $(".loading").show; var newlast = getLast ; if($("#test3").val == 'Done') newlast=0; $.getJSON("https://api.tribunnews.com/ajax/latest", function(data) $.each(data.posts, function(key, val) if(val.title) newlast = newlast+1; if(val.video) var vthumb = ""; var vtitle = " "; else var vthumb = ""; var vtitle = ""; if(val.thumb) var img = ""+val.title+""+vthumb+""; var milatest = "mr140"; else var img = ""; var milatest = ""; if(val.subtitle) subtitle = ""+val.subtitle+""; else subtitle = ''; $("#latestul").append(""+img+""); else return false; ); $(".loading").remove; ); else $.getJSON("https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?", start: newlast,section:sectionid,img:'thumb2',total:'40', function(data) $.each(data.posts, function(key, val) if(val.title) newlast = newlast+1; if(val.video) var vthumb = ""; var vtitle = " "; else var vthumb = ""; var vtitle = ""; if(val.thumb) var img = ""+val.title+""+vthumb+""; var milatest = "mr140"; else var img = ""; var milatest = ""; if(val.subtitle) subtitle = ""+val.subtitle+""; else subtitle = ''; $("#latestul").append(""+img+""); else return false; ); $(".loading").remove; ); BERITA TERKINI

Comments