Setelah 28 Jam Teror di Tengah Laut, Nelayan Berterima Kasih kepada Pahlawan yang Menyelamatkan Nyawanya

Unik

Ragam / Unik

Setelah 28 Jam Teror di Tengah Laut, Nelayan Berterima Kasih kepada Pahlawan yang Menyelamatkan Nyawanya

Setelah 28 Jam Teror di Tengah Laut, Nelayan Berterima Kasih kepada Pahlawan yang Menyelamatkan Nyawanya

KEPONEWS.COM - Setelah 28 Jam Teror di Tengah Laut, Nelayan Berterima Kasih kepada Pahlawan yang Menyelamatkan Nyawanya Perjalanan memancing di lepas pantai hampir menjadi mematikan bagi tiga pemancing itulah sebabnya mereka tidak bisa cukup berterima kasih kepada penyelamat mereka. Phong Le, Luan Nguyen, dan Son Nguye...

Perjalanan memancing di lepas pantai hampir menjadi mematikan bagi tiga pemancing itulah sebabnya mereka tidak bisa cukup berterima kasih kepada penyelamat mereka.

Phong Le, Luan Nguyen, dan Son Nguyen memulai ekspedisi memancing dari Empire, Louisiana pada pagi hari tanggal 8 Oktober. Hanya beberapa jam kemudian, gelombang besar menghantam perahu mereka, yang mereka ikat ke anjungan minyak, menyebabkan perahu itu tenggelam. Dengan hanya beberapa saat, ketiga pria itu mengenakan rompi pelampung dan mengikat dua peti es untuk dijadikan rakit.

Mereka mencoba mengarahkan rakit darurat mereka ke salah satu anjungan minyak di dekatnya, tetapi ombaknya terlalu kuat. Saat malam tiba, mereka menyadari bahwa mereka harus menemukan cara untuk bertahan dari suhu yang dingin dan gelombang setinggi 5 meter.

Phong masih berpegangan pada ponselnya dalam wadah kedap airnya, tetapi tidak ada sinyal dan baterainya sangat lemah. Mereka menghabiskan malam dengan rompi pelampung yang diikat sehingga mereka tidak akan hanyut, berdoa untuk penyelamatan.

Itu ialah hal yang cukup menakutkan, kenang Luan. Untung ada bulan purnama sehingga kami mempunyai cahaya, tetapi kami tidak bisa melihat. Kami hampir tidak bisa melihat apa-apa. Jadi kami hanya hanyut di malam hari.

Kadang-kadang mereka mencoba melambai pesawat yang terbang di atas dan kapal yang lewat di kejauhan, tetapi tidak ada yang pernah melihat mereka.

Keesokan harinya, Phong berenang ke perahu udang di kejauhan. Dia berhasil mencapai 4 atau 5 mil sebelum pingsan karena kelelahan. Ketika dia pulih, dia menyalakan teleponnya, dan dengan keajaiban, dia menangkap sinyal. SMS dari sahabat dan keluarga yang khawatir mengalir masuk. Phong memilih pesan terbaru dan mengirim teks panik ke seorang sahabat.

Phong dapat mengirim tangkapan layar lokasi Apple-nya, dan temannya meneruskannya ke Penjaga Pantai, yang sudah mencari mereka. Tanpa koordinat, pihak berwenang harus memakai orienteering dan keterampilan khusus lainnya untuk menemukannya dan itu berhasil!

Dalam waktu satu jam, sebuah kapal dan helikopter Penjaga Pantai melihat Phong di dalam air.

Mereka berada sekitar 25 mil di lepas pantai. Letnan Cmdr. Kevin Keefe mengoordinasikan upaya di pusat komando sementara Lt. Katy Caraway menjadi pilot helikopter yang mengangkat ketiga pria itu ke tempat yang aman.

Penjaga Pantai Pelaut Andrew Stone ialah orang pertama yang menarik Son dan Luan ke atas kapal sebelum mengirim mereka ke helikopter.

Orang-orang itu mengalami dehidrasi, terbakar sinar matahari, dan menunjukkan tanda-tanda hipotermia, tetapi mereka sangat bersyukur masih hidup! Selama 28 jam mereka yang menakutkan di laut, mereka mengalami gigitan ubur-ubur yang tak terhitung jumlahnya dan bahkan menangkis serangan hiu.

Hiu itu menabrak pelampung, dan saya mencoba mendorongnya, kata Luan. Dia tidak mau pergi jadi saya menusuk matanya. Letakkan jempol saya di matanya, dan dia pergi. Aku punya beberapa bekas luka, tapi kamu tahu .

Ketiga pria itu dibawa ke rumah sakit. Sementara Son masih dalam perjalanan menuju pemulihan, Luan dan Phong dapat pergi beberapa hari kemudian untuk tampil langsung pada TODAY untuk menggambarkan cobaan berat mereka. Yang mengejutkan mereka, ketiga penyelamat Coast Guard heroik mereka keluar sehingga mereka bisa membuatkan reuni emosional.

Penyelamatan ini hanyalah salah satu dari banyak yang dilakukan oleh anggota Coast Guard setiap hari. Pelaut Andrew Stone mengatakan melihat wajah bersyukur para pria membuat semua bahaya pekerjaan mereka sepadan.

Itu salah satu alasan saya bergabung dengan Coast Guard, katanya. Saya suka cabang ini karena kami bisa melakukan hal-hal seperti itu. Saya bisa melihatnya hidup dan pulih, itu luar biasa.

Sekarang itu ialah panggilan dekat! Kita hanya bisa membayangkan betapa mengerikannya terombang-ambing di laut. Satu-satunya kenyamanan ialah mengetahui ada orang-orang pemberani dan banyak akal yang rela mempertaruhkan nyawa mereka untuk menyelamatkan kita.(yn)

Sumber: inspiremore

Comments