Seram! Wanita Ini Naik Kereta Hantu Menuju Bandung, Seluruh Penumpang Berwajah Pucat

Spots & Destinasi

Travel / Spots & Destinasi

Seram! Wanita Ini Naik Kereta Hantu Menuju Bandung, Seluruh Penumpang Berwajah Pucat

Seram! Wanita Ini Naik Kereta Hantu Menuju Bandung, Seluruh Penumpang Berwajah Pucat

KEPONEWS.COM - Seram! Wanita Ini Naik Kereta Hantu Menuju Bandung, Seluruh Penumpang Berwajah Pucat KISAH ini dialami oleh seorang wanita bernama Putri Diah Wardhani. Sebulan sekali, Putri pulang ke rumahnya di Bandung dan selalu naik kereta api. Dikutip dari channel Youtube inidia misteripedia, Put...

KISAH ini dialami oleh seorang wanita bernama Putri Diah Wardhani. Sebulan sekali, Putri pulang ke rumahnya di Bandung dan selalu naik kereta api.

Dikutip dari channel Youtube inidia misteripedia, Putri pernah mengalami kejadian aneh ketika menumpang kereta api jurusan Jakarta-Bandung.

Saat itu, Putri yang telah selesai bekerja di hari Jumat bergegas ke stasiun untuk naik kereta tujuan Bandung pada pukul 20.00.

Putri sampai stasiun pada pukul 19.00, satu jam sebelum keberangkatan. Demi mencegah rasa bosan, Putri duduk di peron yang menghadap ke arah jalur kereta api sambil memainkan gadgetnya.

Saat saya melihat ke seberang, ada seorang wanita yang memakai pakaian serba putih, namun pakaiannya asing menurut saya seperti bukan selayaknya orang asli sini. Saya sempat mengerutkan dahi saya sambil melihat baik-baik wanita tersebut, kata Putri yang dilansir dari situs tanya jawab Quora.

Karena jaraknya agak jauh Putri tidak bisa melihat jelas mukanya. Maka dari itu Putri pun berhenti melihat wanita itu. Saat kereta datang, Putri pun mencari gerbong dan kursi tempat duduknya. Setelah duduk di kursi di gerbong 3 nomor 13 D, Putri mengeluarkan handphone.

Saat saya melihat keluar jendela wanita tadi masih ada disana tetapi posisinya berubah yang tadinya duduk sekarang berdiri. Saya tidak mau ambil pusing dengan wanita tersebut. Lalu saya mulai bermain hp saya kembali," ungkap Putri.

Sesaat sebelum berangkat, Putri menyadari keanehan di kereta itu. Biasanya kereta jurusan Jakarta-Bandung selalu ramai oleh penumpang terutama saat jam selesai bekerja. Namun, kereta itu kosong tanpa penumpang selain Putri. Kereta pun mulai melaju dengan cepat dan sekitar 45 menit sudah mulai berhenti di stasiun berikutnya untuk mengambil penumpang.

Saat kereta berhenti, sudah banyak penumpang yang menunggu kemudian memasuki kereta tersebut dan duduk di tempatnya masing-masing.

Yang saya herankan kok tidak ada yang membawa satupun tas atau koper ya orang-orang ini. Mereka dengan muka masam masuk lalu duduk. Saya sudah merasa ada yang aneh. Tapi saya melewatkan itu, saya tetap duduk dan memejamkan mata sambil mendengarkan musik, kata Putri.

Kereta mulai berjalan kembali sekira 20 menit dari stasiun kedua. Putri merasa ingin ke toilet saat itu. Saat berada di toilet, tiba-tiba lampu kamar mandi mati. Putri pun menyalakan lampu dari handphone dan cepat-cepat agar bisa cepat keluar dari toilet.

Kai

Saat saya keluar tiba-tiba di depan pintu ada kondektur yang berdiri disitu. Mukanya pucat sekali seperti orang yang sedang sakit. Saya lalu bertanya pada kondektur tersebut Pak, lampunya mati ya? Saya jadi buru-buru kondektur itu hanya terdiam lalu saya berkata lagi Pak, tolong dibetulkan lampunya ya , kondektur itu hanya mengangguk saja, ungkapnya.

Saat menuju tempat duduk Putri heran karena gerbong yang tadinya sepi kini sangat penuh. Anehnya lagi, semua orang diam tidak ada yang berbicara. Saat Putri kembali ke tempat duduk nya, sudah ada wanita yang menduduki kursi sebelahnya. Ia memakai pakaian serba putih tapi mukanya pucat sekali.

Setelah saya duduk sesekali saya melihat wanita yang ada di sebelah saya. Lalu saya beranikan diri untuk bertanya Mbak, turun dimana? Karena masih ada beberapa pemberhentian sebelum sampai di Bandung. Wanita itu tidak menjawab dan menyuruh saya diam dengan memakai bahasa isyarat telunjuk tangan kanannya dia sampaikan ke bibirnya. Baiklah saya diam, ungkap Putri

Karena lapar dan belum ada pramugari-pramugara kereta yang memberikan makanan, Putri pun pergi ke gerbong makanan. Rupanya gerbong tersebut sangat ramai. Putri kemudian memesan makanan pada salah satu pramugari kereta yang ada di situ. Saat ditanya gerbong berapa, Pramugari itu hanya terdiam dan mulai untuk melayani pelanggan yang lain.

Comments