Seperti Komet, Planet Merkurius Ternyata Memiliki Ekor

Tekno & Gadget

Updates / Tekno & Gadget

Seperti Komet, Planet Merkurius Ternyata Memiliki Ekor

Seperti Komet, Planet Merkurius Ternyata Memiliki Ekor

KEPONEWS.COM - Seperti Komet, Planet Merkurius Ternyata Memiliki Ekor Planet Merkurius. (NASA/JPL) Mirip dengan komet besar yang mempunyai ekor di bagian belakangnya, para astronom menyebut Merkurius dengan planet berekor....

Planet Merkurius. (NASA/JPL)

Mirip dengan komet besar yang mempunyai ekor di bagian belakangnya, para astronom menyebut Merkurius dengan planet berekor.

Ekor Merkurius memanjang jutaan kilometer dan bersinar dengan cahaya redup berwarna kuning-oranye. Hal ini diakibatkan oleh posisi planet.

Merkurius merupakan planet terdalam di tata surya. Jarak orbit Merkurius dengan Matahari rata-rata 58 juta kilometer. Dengan jarak sedekat itu membuat Merkurius selalu terpapar radiasi dan diterpa angin Matahari.

Terlebih karena Merkurius mempunyai massa yang sangat rendah, planet berbatu itu tidak terlalu kuat secara gravitasi. Medan magnetnya pun hanya 1 persen dari Bumi.

Karena itu, Merkurius tidak mempunyai atmosfer. Sebaliknya, planet tersebut mempunyai eksosfer tipis yang terdiri dari atom oksigen, natrium, hidrogen, helium, dan kalium.

Merkurius berekor. [Twitter]Merkurius berekor. [Twitter]

Eksosfer itu terikat secara gravitasi dengan planet, tetapi terlalu menyebar sebagai gas. Tekanan radiasi Matahari pada permukaan Merkurius menciptakan ekor, proses serupa yang juga terjadi pada komet.

Perbedaannya, ekor komet dihasilkan dari es yang menyublim, sementara ekor Merkurius terbuat dari atom natrium.

Bahan tersebut akan bersinar ketika terionisasi oleh radiasi ultraviolet Matahari. Hasilnya, Merkurius tampak seperti komet dengan ekor yang telah diamati mengalir hampir 3,5 juta kilometer dari planet tersebut.

Planet dan benda lain di tata surya seperti Venus ketika terpapar angin Matahari pada arah yang benar juga terkadang mempunyai struktur oksigen terionisasi seperti ekor.

Satelit alami Bumi, Bulan, juga mempunyai ekor natrium saat terkena angin Matahari, tetapi tidak sebesar ekor Merkurius.

Merkurius berekor. [Twitter]Merkurius berekor. [Twitter]

Dilansir dari Science Alert, Rabu (13/1/2021), para astronom mengatakan, ekor Merkurius mempunyai keistimewaan karena dapat memberikan berita wacana variasi musiman di eksosfer Merkurius dan bagaimana peristiwa seperti jilatan api Matahari serta pelepasan massa koronal memengaruhi planet.

Selain itu, ekor natrium yang ditemukan berhubungan dengan planet berbatu seperti Merkurius, mengidentifikasi natrium dalam sistem di sekitar bintang lain dapat membantu para ahli melacak planet ekstrasurya berbatu dan menilai potensi kelayak huniannya. (Lintang Siltya Utami)

Comments