Sensasi Menyantap Ulat Sagu Hidup-hidup, 'Isi Perutnya Pecat di Dalam, Mulutnya Menggigit Saya'

Food & Kuliner

Travel / Food & Kuliner

Sensasi Menyantap Ulat Sagu Hidup-hidup, 'Isi Perutnya Pecat di Dalam, Mulutnya Menggigit Saya'

RAJA AMPAT - Ulat sagu merupakan salah satu binatang khas Provinsi Papua.

Binatang menyerupai larva ini tak jarang dikonsumsi karena kaya akan protein.

Tak jarang pula ulat sagu dikonsumsi dalam keadaan masih hidup.

Apa rasanya?

Ketika berkunjung ke Raja Ampat, saya mencoba makan ulat sagu ketika masih hidup.

Ketika itu Saya sedang mengikuti Festival Masakan Raja Ampat yang baru pertama kali dilakukan.

Di sebuah booth, ulat sagu disajikan.

Beberapa ulat sagu terlihat bergerak-gerak di atas nampan beralas plastik. D tempat itu juga ditaburi sagu supaya ulatnya tetap bisa hidup dan makan.

Ulat sagu memiliki bentuk tubuh yang tambun, montok, lembek, agak sedikit kenyal. Mungkin ulat ini juga terkenal rakus, karena itu badannya cukup besar untuk ukuran ulat.

Saya mencoba ulat tersebut yang memiliki ukuran kira-kira sama dengan ujung jempol orang dewasa.

Sensasi Menyantap Ulat Sagu Hidup-hidup, 'Isi Perutnya Pecat di Dalam, Mulutnya Menggigit Saya'

Comments