Seminggu Pulang ke Rumah, Perempuan Ini Kembali Tertular Virus Korona COVID-19

Kesehatan

Life & Style / Kesehatan

Seminggu Pulang ke Rumah, Perempuan Ini Kembali Tertular Virus Korona COVID-19

Seminggu Pulang ke Rumah, Perempuan Ini Kembali Tertular Virus Korona COVID-19

KEPONEWS.COM - Seminggu Pulang ke Rumah, Perempuan Ini Kembali Tertular Virus Korona COVID-19 MASIH banyak hal yang belum terjawab dari wabah virus Korona COVID-19. Selain belum diketahui dari mana asal virus tersebut, persebaran virus korona juga masih belum banyak diketahui. Bahkan, antiviru...
Loading...

MASIH banyak hal yang belum terjawab dari wabah virus Korona COVID-19. Selain belum diketahui dari mana asal virus tersebut, persebaran virus korona juga masih belum banyak diketahui.

Bahkan, antivirus penyakit ini pun belum mendapat titik cerah. Tapi, salah satu yang pasti ialah pasien yang sudah terkena virus ini, bisa kembali terjangkit. Seperti belum lama ini, seorang pasien di China kembali positif terjangkit COVID-19 setelah dinyatakan sembuh dan boleh pulang dari rumah sakit.

Kini di Jepang, kasus yang sama baru saja kembali terjadi. Berdasarkan pernyataan resmi pejabat berwenang setempat pada Kamis 27 Februari 2020 kemarin, seorang perempuan di Jepang dilaporkan baru saja kembali positif terjangkit COVID-19, setelah diperbolehkan pulang usai menjalani perawatan di rumah sakit, sebagaimana dilapor Khaleejtimes, Jumat (28/2/2020).

Petugas resmi di Osaka, Jepang menyebutkan dengan kejadian ini maka menjadi kasus pertama di Jepang. Pasien yang sudah sembuh dari virus, bisa kembali menunjukkan hasil tes positif terinfeksi COVID-19.

bisa kembali menunjukkan hasil tes positif terinfeksi COVID-19.

Sang pasien sendiri merupakan seorang perempuan berusia 40 tahun, yang diketahui pertamakali terinfeksi virus korona baru ini pada 29 Januari 2020 silam.

Perempuan tersebut diketahui bekerja sebagai pemandu wisata di dalam bis yang mengangkut turis-turis dari Wuhan pada Januari 2020 lalu. Bahkan, sang supir bis wisata ini juga menjadi salah satu korban yang terjangkit COVID-19.

Setelah positif terjangkit untuk pertama kalinya, perempuan tersebut disebutkan menjalani perawatan di rumah sakit hingga akhirnya diperbolehkan pulang setelah menunjukkan hasil negatif pada pemeriksaan COVID-19 pada 6 Februari. Meskipun kala itu, ia masih batuk-batuk.

Selanjutnya

Comments