Seluruh Proyek Infrastruktur Dihentikan Sementara pada H-10 Lebaran

Ekonomi & Bisnis

News / Ekonomi & Bisnis

Seluruh Proyek Infrastruktur Dihentikan Sementara pada H-10 Lebaran

Seluruh Proyek Infrastruktur Dihentikan Sementara pada H-10 Lebaran

KEPONEWS.COM - Seluruh Proyek Infrastruktur Dihentikan Sementara pada H-10 Lebaran JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan seluruh proyek akan dihentikan sementara pada saat H-10 hingga H+10 Lebaran. Hal ini untuk mengantisipasi kemacetan pada lok...
Loading...

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan seluruh proyek akan dihentikan sementara pada saat H-10 hingga H+10 Lebaran. Hal ini untuk mengantisipasi kemacetan pada lokasi-lokasi konstruksi jalan tol saat mudik Lebaran.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan, seluruh proyek memang akan dihentikan pada hari menjelang Lebaran dan sesudahnya. Khususnya pada jalan tol layang Jakarta-Cikampek (Japek Elevated II).

"Seluruh proyek akan dihentikan pada H-10 dan H+10 lebaran," ujarnya di Kantor BPJT, Jakarta, Senin (22/4/2019).

Diskon Tarif Tol saat Mudik Lebaran, BPJT Tunggu Keputusan Badan Usaha

Menurut Danang, wacana ini sudah disetujui dan surat edaran sudah disiapkan. Nantinya surat edaran akan dikeluarkan dan disampaikan langsung oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono.

"Surat edarannya, Pak Dirjen sudah mulai dikeluarkan," ucapnya.

Selain itu, sebagai upaya mengantisipasi kemacetan pemerintah juga akan melakikana pembatasan kendaraan berat pada hari puncak arus lalu lintas. Selain itu juga diharapkan pemudik dapat menjaga kebersihan sepanjang jalur tol, mematuhi peraturan dan pengamanan arus lalu lintas.

Tarif Tol Tetap Sama meski GT Cikarang Utama Dibongkar

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan memastikan jikalau proyek Jalan Tol Jakarta Cikampek (Japek) Elevated II dipastikan tidak bisa digunakan saat musim mudik lebaran 2019. Belum beroperasinya jalan tol ini diperkirakan akan menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah ketika musim mudik lebaran nanti.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setyadi mengatakan, untuk mengatasi kemacetan tersebut pihak meminta kepada Jasa Marga untuk menghentikan proyeknya untuk sementara waktu. Penghentian proyek sendiri nantinya kan berlangsung selama dua Minggu adalah H-7 lebaran dan H+7 lebaran.

"Akan kita hentikan sementara saat H-7 sampai H+7," ujarnya beberapa waktu lalu.

(fbn)

Loading...

Comments