Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto Sebut Harun Masiku Korban Polemik Pergantian Antar Waktu (PAW)

Nasional

News / Nasional

Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto Sebut Harun Masiku Korban Polemik Pergantian Antar Waktu (PAW)

Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto Sebut Harun Masiku Korban Polemik Pergantian Antar Waktu (PAW)

KEPONEWS.COM - Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto Sebut Harun Masiku Korban Polemik Pergantian Antar Waktu (PAW) Politisi PDI-Usaha Harun Masiku sampai saat ini belum diketahui keberadaannya. Diberitakan sebelumnya, Harun Masiku merupakan terduga kasus sangkaan suap terkait Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota D...
Loading...

Politisi PDI-Usaha Harun Masiku sampai saat ini belum diketahui keberadaannya.

Diberitakan sebelumnya, Harun Masiku merupakan terduga kasus sangkaan suap terkait Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPR periode 2019-2024.

Sekretaris Jenderal PDI-Usaha Hasto Kristiyanto menyebut Harun Masiku merupakan korban dalam polemik PAW tersebut.

Diberitakan Kompas.com, Hasto menerangkan, tim hukum PDI-Usaha menyebut Harun Masiku berhak menggantikan Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia.

Ia juga menegaskan, Harun Masiku mempunyai hak untuk dinyatakan sebagai calon anggota legislatif terpilih setelah pelaksanaan keputusan MA dan MK.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto diperiksa penyidik KPK, Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (24/1/2020) Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto diperiksa penyidik KPK, Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (24/1/2020) (Wangsit Rian Pratama)

Sekjen PDI-Usaha itu menuturkan ada pihak yang menghalang-halangi Harun Masiku menduduki posisi sebagai Anggota DPR.

Hasto merenangkan, meski perolehan suara Harun Masiku lebih kecil dari perolehan suara Riezky Aprilia yang merupakan pemilik suara terbanyak kedua setelah Nazarudin Kiemas.

Menurut Hasto, hal ini merupakan bagian dari kedaulatan partai politik.

"Ada presedennya untuk itu. Ketika almarhum Sutradara Ginting juga meningal dan kami limpahkan suaranya kepada kader yang menurut partai terbaik," tutur Hasto.

PDIP Dituding Sembunyikan Harun Masiku

Comments