Sejumlah Ponsel Ini Tak Bisa Gunakan WhatsApp 1 Februari Nanti

Tekno & Gadget

Updates / Tekno & Gadget

Sejumlah Ponsel Ini Tak Bisa Gunakan WhatsApp 1 Februari Nanti

Sejumlah Ponsel Ini Tak Bisa Gunakan WhatsApp 1 Februari Nanti

KEPONEWS.COM - Sejumlah Ponsel Ini Tak Bisa Gunakan WhatsApp 1 Februari Nanti Ilustrasi WhatsApp. (Pixabay/antonbe) Jutaan pengguna WhatsApp dipaksa membeli ponsel baru untuk bisa memakai software pesan instan ini jelas 1 Februari. Software milik Facebook tersebut sedang mem...
Loading...

Ilustrasi WhatsApp. (Pixabay/antonbe)

Jutaan pengguna WhatsApp dipaksa membeli ponsel baru untuk bisa memakai software pesan instan ini jelas 1 Februari.

Software milik Facebook tersebut sedang mempersiapkan membuat sejumlah besar perangkat menjadi usang dan akan berhenti menyokong beberapa ponsel pada 1 Februari mendatang.

Langkah ini menyarankan orang-orang yang handsetnya berada ada dalam daftar penghentian operasional WhatsApp, akan berfikir untuk mengupgrade kalau masih mau memakai software perpesan itu.

"Bila Kamu memakai salah satu perangkat seluler yang masuk daftar, kami sarankan mengupgrade ke Android, iPhone, atau Windows Phone yang lebih baru untuk terus memakai WhatsApp," tulisnya dilansir laman Metro.uk.

Software berhenti menyokong sejumlah perangkat pada 31 Desember lalu, dengan ponsel apa pun yang menjalankan sistem operasi Windows Mobile.

Tetapi tenggat waktu yang lebih besar semakin dekat. Mulai 1 Februari, perangkat lunak yang menjalankan iPhone yang lebih lama dari iOS 7 dan perangkat Android dengan versi 2.3.7 tidak akan didukung lagi.

iPhone terakhir yang dijual dengan terpasang iOS 7 ialah iPhone 5S dan iPhone 5C pada 2013. Sistem operasi ini digantikan oleh iOS 8 pada 2014. Jadi, kalau Kamu membeli iPhone (atau iPad) setelah tanggal tersebut, Kamu akan baik-baik saja.

Demikian pula, Android 2.3.7 dikenal sebagai 'Gingerbread' dan diluncurkan pada 2010. Pada Februari 2011 telah digantikan oleh Android 3.0, juga dikenal sebagai Honeycomb.

Kemungkinannya merupakan kecuali jikalau Kamu masih memakai Google Nexus S atau Samsung Galaxy S, Kamu mungkin akan baik-baik saja.

Windows Mobile bahkan lebih tua, awalnya diluncurkan pada 2003 dan berjalan hingga 2010 pada perangkat seperti Motorola MPx200. Ketika menjadi jelas bahwa iOS dan Android lebih unggul, Microsoft merekayasa ulang sistem operasi selulernya ke OS Windows Phone berbasis ubin, yang harganya tidak jauh lebih baik.

WhatsApp mengatakan bahwa siapa pun yang memakai ponsel lama ini tidak lagi dapat membuat akun baru atau memverifikasi ulang akun yang ada.

"Karena kami tidak lagi mengembangkan secara aktif untuk sistem operasi ini, beberapa fasilitas mungkin berhenti berfungsi kapan saja," kata perusahaan itu dalam posting blog yang mengumumkan tanggal batas waktu.

Kapan WhatsApp berhenti bekerja pada ponsel lama? WhatsApp secara teratur menghentikan dukungan untuk perangkat lawas, memaksa pengguna untuk tetap mendapatkan berita terbaru jikalau mereka ingin terus memakai software.

Ilustrasi penggunaan WhatsApp. [Shutterstock]Ilustrasi penggunaan WhatsApp. [Shutterstock]

Berikut merupakan semua tanggal di mana WhatsApp berhenti bekerja pada sistem telepon lama.
1. 30 Juni 2017 - Nokia Symbian S60
2. 31 Desember 2017 - BlackBerry OS dan BlackBerry 10
3. 31 Desember 2018 - Nokia S40
4. 31 Desember 2019 - Windows Mobile
5. 1 Februari 2020 - iOS 7 dan Android 2.3.7

"Seperti yang kita lihat ke depan untuk tujuh tahun ke depan, kami ingin memfokuskan upaya kami pada platform seluler yang sebagian besar orang gunakan," tulis WhatsApp yang membenarkan mengapa akan secara rajin menghilangkan dukungan untuk sistem operasi yang lebih lama.

"Meskipun perangkat seluler ini telah menjadi bagian penting dari kisah kami, mereka tidak menunjukkan jenis kemampuan yang kami butuhkan untuk memperluas fasilitas software kami di masa mendatang. Ini merupakan keputusan sulit bagi kami untuk membuat, tetapi yang tepat untuk memberi orang cara yang lebih baik untuk tetap berhubungan dengan sahabat, keluarga, dan orang yang dicintai memakai WhatsApp," tulis keterangan WhatsApp.(Dythia Novianty)

Comments