Sejarah Motor Antik 'Astuti' Bantu Jamaah Haji Indonesia

Fact & History

Fun / Fact & History

Sejarah Motor Antik 'Astuti' Bantu Jamaah Haji Indonesia

Sejarah Motor Antik 'Astuti' Bantu Jamaah Haji Indonesia

KEPONEWS.COM - Sejarah Motor Antik 'Astuti' Bantu Jamaah Haji Indonesia MAKKAH - Astrea Tujuh Tiga atau biasa disingkat Astuti merupakan sepeda motor milik Indonesia yang digunakan selama musim haji berlangsung. Sepeda motor keluaran 1973 tersebut telah lama menjadi kenda...

MAKKAH - Astrea Tujuh Tiga atau biasa disingkat Astuti merupakan sepeda motor milik Indonesia yang digunakan selama musim haji berlangsung.

Sepeda motor keluaran 1973 tersebut telah lama menjadi kendaraan transportasi yang digunakan petugas untuk membantu jamaah yang terlepas dari rombongan ataupun jamaah yang lelah dan tertinggal dengan rombongan akan diantara memakai Astuti.

Meski termasuk motor klasik, peran Astuti sebagai sepeda motor di Arab Saudi sangat membantu jamaah. Indonesia sendiri hingga kini mempunyai empat unit sepeda motor Astuti, perlu diketahui memang tak mudah mempunyai sepeda motor di Arab Saudi.

Astuti sendiri sangat diperhatikan perawatannya, mulai dari penggantian komponen maupun servis lain. Karenanya tak heran bila sepeda motor ini masih bisa menempuh jarak mencapai 3 kilometer untuk membantu petugas haji menolong jamaah haji.

Astrea Tujuh Tiga atau dikenal dengan Honda C90 ini dibekali mesin kapasitas 89,5 Cc bertenaga 7,5 hp pada putaran 9.500 rpm. Seluruh tenaga disalurkan memakai transmisi manual 3 percepatan. Motor bebek ini mempunyai kapasitas tangki hingga 4,8 liter.

Secara dimensi Astuti mempunyai jarak sumbu roda 1.190 dengan panjang motor 1.190 mm, panjang 1.800 mm lebar 640 mm dan bobot kosongnya 85 kg.

(muf)



Loading...

Comments