Satu Keluarga Diusir Paksa dari Pesawat, Alasannya Bikin Miris

Spots & Destinasi

Travel / Spots & Destinasi

Satu Keluarga Diusir Paksa dari Pesawat, Alasannya Bikin Miris

Satu Keluarga Diusir Paksa dari Pesawat, Alasannya Bikin Miris

KEPONEWS.COM - Satu Keluarga Diusir Paksa dari Pesawat, Alasannya Bikin Miris SEORANG ibu asal Colorado, Amerika Serikat dan keluarganya menuntut hak kursi penumpangnya setelah Southwest Airlines mengeluarkan paksa mereka. Maskapai itu sebelumnya khawatir karena putra mereka ya...

SEORANG ibu asal Colorado, Amerika Serikat dan keluarganya menuntut hak kursi penumpangnya setelah Southwest Airlines mengeluarkan paksa mereka. Maskapai itu sebelumnya khawatir karena putra mereka yang berusia 3 tahun, Orion, tidak mengenakan masker.

Caroline Scott memberi tahu bahwa keluarganya "didiskriminasi" karena kecacatan putranya. Orion menderita gangguan pemrosesan sensorik yang membuatnya agak kesulitan untuk mengenakan masker.

Caroline memberitahu maskapai sebelum penerbangan mereka dan memaparkan bahwa keluarganya tidak memerlukan "pengecualian" khusus. Ia mengaku dapat menangani kebutuhan putranya.

"Dia bisa memakai masker dan dia akan melakukannya, tetapi jikalau dia mengalami kesulitan, kita sebagai orangtuanya mempunyai keterampilan yang kita butuhkan untuk membantunya mengatasi itu, dan untuk tetap memakai maskernya," ucap Caroline melansir Fox News.

Pengikut Sekte 'Love Has Won' di Amerika Simpan Mumi Jasad Pemimpin

Sebelumnya lanjut Caroline, perwakilan Southwest Airlines mengonfirmasi bahwa mereka akan mencatat berita pada tiket putranya dan "tidak akan ada masalah" ketika dia check-in.

Scott mengungkapkan situasinya menjadi sangat berbeda ketika dia check in di gerbang pesawat.

"Petugas melihat catatan di tiketnya dan berkata, 'kami perlu mendapatkan pengawas untuk mengizinkan Kamu semua terbang hari ini," kata Caroline kepada pembawa acara bersama Ainsley Earhardt.

Ilustrasi

(Foto: Reuters)

"Yang membingungkan karena Southwest telah memberitahuku bahwa tidak akan ada masalah," sambungnya.

Setelah supervisor memberi tahu kapten, Scott mengatakan ada miskomunikasi. Dia mencoba "menyela" dan memaparkan kondisi putranya, tetapi sayangnya diabaikan.

"Saya mempunyai catatan dokter, catatan terapis okupasi yang menyokong kami," kata Caroline kepada Earhardt.

"Tapi mereka tidak mau mendengarkan saya. Mereka tidak mau bicara dengan saya. Mereka tidak mau melihat catatannya. Jadi kami keluar dari jembatan jetway," paparnya.

Comments