Saingi Amazon, Samsung Gandeng Bank Besar untuk Transaksi via Bixby

Tekno & Gadget

Updates / Tekno & Gadget

Saingi Amazon, Samsung Gandeng Bank Besar untuk Transaksi via Bixby

Saingi Amazon, Samsung Gandeng Bank Besar untuk Transaksi via Bixby

KEPONEWS.COM - Saingi Amazon, Samsung Gandeng Bank Besar untuk Transaksi via Bixby SEOUL- Meminta asisten digital untuk mengakses rincian rekening bank Anda tampaknya akan segera terwujud. Dilansir Mashable, Samsung baru-baru ini bermitra dengan tiga bank terbesar di Korea Selatan u...
Loading...

SEOUL- Meminta asisten digital untuk mengakses rincian rekening bank Anda tampaknya akan segera terwujud. Dilansir Mashable, Samsung baru-baru ini bermitra dengan tiga bank terbesar di Korea Selatan untuk membuat perintah suara perbankan menjadi kenyataan bagi pengguna di negara tersebut.

Bixby yang disematkan pada Galaxy S8 dapat melakukan transaksi keuangan dengan perintah suara melalui Samsung Pay dan Samsung Pass.

BERITA REKOMENDASI

Ini merupakan konsep yang serupa dengan kemitraan yang dibuat Amazon dengan Capital One yang berbasis di Virginia tahun lalu. Pelanggan Capital One dapat memeriksa saldo mereka, transaksi terakhir, dan bahkan membayar hanya dengan berbicara kepada Alexa.

Prevalensi home assistant dan asisten pribadi berarti bank dapat menemukan pilihan yang lebih terjangkau dan lebih baik dengan dukungan piggy-backing pada Alexa, Siri atau Bixby, karena teknologi yang mendukung perbankan berbasis suara telah dikembangkan dalam smartphone.

Kepentingan bank mendorong layanan ini karena membantu mengurangi biaya tenaga kerja dan biaya lainnya, kata Chia Tek Yew, kepala Penasihat Jasa Keuangan di KPMG Singapore.

Integrasi Bixby dengan bank-bank Korea Selatan bisa berarti bahwa pengguna di Korsel dapat mengucapkan selamat tinggal kepada perbankan yang masih kikuk. Layanan ini juga dipastikan lebih aman dibandingkan integrasi Amazon dengan Capital One, dimana pengguna hanya diminta untuk menambahkan nomor PIN.

Antony Eldridge, seorang pemimpin layanan keuangan dan fintech di PwC Singapura mengatakan bahwa pemindai iris dan sidik jari lebih aman karena mereka jauh lebih sulit untuk dipalsukan.Ini tampak lebih dapat diterima oleh publik dan pihak yang berwenang, kata Eldridge.

Pemindai iris dan teknologi pengenal sidik jari umumnya berada diluar banyak metode yang ada, seperti kata sandi yang digunakan oleh mayoritas bank di luar sana. Banyak yang masih merasa canggung menggunakan Siri atau Google Assistant di smartphone mereka, kata Michael Yeo, manajer riset di IDC Singapura.

Saingi Amazon, Samsung Gandeng Bank Besar untuk Transaksi via Bixby
Loading...

Comments