Rupiah Rp13.600/USD, Sri Mulyani Masih Resah soal Defisit Transaksi Berjalan

Ekonomi & Bisnis

News / Ekonomi & Bisnis

Rupiah Rp13.600/USD, Sri Mulyani Masih Resah soal Defisit Transaksi Berjalan

Rupiah Rp13.600/USD, Sri Mulyani Masih Resah soal Defisit Transaksi Berjalan

KEPONEWS.COM - Rupiah Rp13.600/USD, Sri Mulyani Masih Resah soal Defisit Transaksi Berjalan JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat. Rupiah kini berada pada level Rp13.600-an per USD. Menurut Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani penguatan nilai tuka...

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat. Rupiah kini berada pada level Rp13.600-an per USD.

Menurut Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani penguatan nilai tukar Rupiah saat ini belum memengaruhi APBN terutama penerimaan migas. Tapi, Kemenkeu akan terus mencermati kondisi yang berkaitan dengan anggaran negara.

"Ya kan kita masih akan lihat satu tahun ini. Biasa dinamika nilai tukar kita akan terus menghitung berdasarkan perkembangan dari ekonomi dalam negeri dan global, ujar dia di gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Rupiah Terkoreksi Tipis, Bergeser ke Posisi Rp13.680/USD

Dia menuturkan, penguatan nilai tukar Rupiah ini, Kemenkeu masih terus mencermati perkembangan geopolitik dan perekonomian global yang dapat mempengaruhi nilai kurs.

"Kami berharap perang dagang Amerika Serikat dan China Republik akan ada titik terang. Pasalnya hal itu akan berimbas pada arus modal masuk atau capital inflow di Tanah Air," ungkap dia.

Rupiah Menguat Tipis ke Level Rp13.656/USD

Dia menambahkan, penguatan Rupiah juga masih harus dilihat dari sisi dalam negeri adalah defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) yang masih terus menghantui.

"Jadi, semua faktor itu dinilai akan terus dipantau, agar melihat perkembangan dari pengelolaan APBN selama satu tahun ini. Terutama ke penerimaan negara," katanya.

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin

(dni)

Comments