Rupiah Melemah 0,78% ke Level Rp14.402/USD

Ekonomi & Bisnis

News / Ekonomi & Bisnis

Rupiah Melemah 0,78% ke Level Rp14.402/USD

Rupiah Melemah 0,78% ke Level Rp14.402/USD

KEPONEWS.COM - Rupiah Melemah 0,78% ke Level Rp14.402/USD JAKARTA Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) anjlok di penutupan sore ini. Rupiah melemah hingga level Rp14.400an per USD. Dilansir dari Bloomberg Dollar Index, Rabu (5/12/2018)...


JAKARTA Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) anjlok di penutupan sore ini. Rupiah melemah hingga level Rp14.400an per USD.

Dilansir dari Bloomberg Dollar Index, Rabu (5/12/2018) pukul 17:03 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange dibuka melemah 111 poin atau 0,78% ke level Rp14.402 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.362 per USD Rp14.425 per USD.

Sementara itu, YahooFinance mencatat Rupiah melemah 115 poin atau 0,80% ke Rp14.400 per USD. Dalam pantauan YahooFinance, Rupiah bergerak di kisaran Rp14.288 per USD Rp14.425 per USD.

Rupiah Kembali Melemah, Pagi Ini Terlempar ke Rp14.372/USD

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan, masyarakat tidak perlu kaget terhadap penguatan nilai tukar Rupiah tesebut. Bahkan menurutnya, penguatan Rupiah akan terus menguat di sisa 2018.

"Jangan kaget kalau nanti dolar turun terus. Enggak tahu berapa (turunnya)," ujarnya dalam acara CEO Networking di Ritz Carlton SCBD, Jakarta.

Jokowi menambahkan, penguatan nilai tukar Rupiah tidak terlepas dari kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah dan juga Bank Indonesia. Dari sisi pemerintah dilakukan dengan mengeluarkan kebijakan pengetatan transaksi berjalan.

Kenapa Rupiah Bisa Menguat ke Rp14.200? Ini Faktor Pendukungnya

Tujuannya merupakan agar angka impor Indonesia bisa ditekan sehingga Indonesia tidak terlalu banyak mengeluarkan banyak uang dengan satuan dolar AS. Karena semakin tinggi angka impor maka semakin banyak juga Indonesia membutuhkan dolar AS yang berakibat pada penguatan dolar AS.

Sementara itu, Bank Indonesia juga mengeluarkan kebijakan dengan menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis point (NULL,25%) menjadi 6%. Dengan kenaikan suku bunga ini, capital inflow (modal asing) yang masuk kembali banyak dan berakibat pada penguatan.

(fbn)

Comments