Roy Maningkas Nilai Kepemimpinan Jokowi Jauh Lebih Baik Dibanding Megawati Saat Jadi Presiden

Nasional

News / Nasional

Roy Maningkas Nilai Kepemimpinan Jokowi Jauh Lebih Baik Dibanding Megawati Saat Jadi Presiden

Roy Maningkas Nilai Kepemimpinan Jokowi Jauh Lebih Baik Dibanding Megawati Saat Jadi Presiden

KEPONEWS.COM - Roy Maningkas Nilai Kepemimpinan Jokowi Jauh Lebih Baik Dibanding Megawati Saat Jadi Presiden TANAH ABANG - Wakil Ketua Relawan TKP Prabowo-Gibran, Roy Edison Maningkas bandingkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Jokowi ketika menjadi Presiden. Megawati bisa menjadi Presiden bu...

TANAH ABANG - Wakil Ketua Relawan TKP Prabowo-Gibran, Roy Edison Maningkas bandingkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Jokowi ketika menjadi Presiden.

Megawati bisa menjadi Presiden bukan karena dipilih oleh rakyat melainkan menggulingkan Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gusdur.

Ibu kandung dari Puan Maharani ini pun hanya memimpin Indonesia sangat singkat dan rakyat Indonesia pun sudah tahu apa yang telah dibuat oleh Megawati saat jadi Presiden.

"Beliau kan (Megawati) pertama tidak dipilih oleh rakyat, kemudian masa pemerintahannya tidak terlalu panjang," kata Roy di Studio Tribunnetwork Palmerah Barat, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (30/11/2023).

"Kalau kita cari-cari kesalahan yang beliau (Megawati) lakukan, saya fikir ini tidak etis, rakyat juga sudah tahu lah. Selama masa pemerintahan yang pendek bu Mega," tambahnya.

FX Rudy Sebut Megawati Marah pada Jokowi Karena Belum Sejahtera Lahir Batin, Ini Harta Menurut LHKPN

Sementara, Presiden Joko Widodo dipilih oleh rakyat secara langsung selama dua priode.

Politisi PDIP ini menilai, Jokowi merupakan presiden Indonesia terbaik pasca reformasi dengan kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya.

"Masih banyak pencapaian yang harus dilakukan oleh beliau (Jokowi). Makanya ketika beliau bilang akan cawe-cawe untuk kepemimpinan bangsa ini, apa yang salah? Tidak ada yang salah," ucal Roy.

Sebelumnya, Capres dan Cawapres Prabowo-Gibran belum turun secara langsung ke masyarakat untuk melakukan kampanye terbuka seperti dua calonnya Ganjar-Mahfud dan Anies-Muhaimin.

Presiden Jokowi bersama Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Dikabarkan keduanya tidak lagi harmonis dan telah pecah kongsiPresiden Jokowi bersama Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Dikabarkan keduanya tidak lagi harmonis dan telah pecah kongsi (dok.PDIP)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI sudah menjadwalkan kampanye yang dimulai semenjak Selasa (28/11/2023) sampai Februari 202 mendatang.

Selama proses kampanye terbuka ini, pastinya Prabowo-Gibran akan mendapatkan banyak serangan di sosial media terkait track record nya.

Setiap kali Pemilu atau Pilpres, Prabowo selalu menjadi sorotan karena track recordnya semasa menjadi anggota TNI dinilai kurang baik.

Selain itu, ada netizen yang memberikan kalau Prabowo jadi Presiden RI maka Indonesia tidak mempunyai ibu negara.

Kemudian, Gibran Rakabuming Raka dianggap masih terlalu muda untuk memimpin Indonesia.

Apalagi pengalamannya sebagai Wali Kota Solo baru dua tahun lebih dan perlu menambah rekam jejaknya di dunia politik.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Relawan TKN Prabowo-Gibran, Roy Edison Maningkas memaparkan, selama 2 tahun lebih Gibran memimpin Solo, banyak kreativitas yang sudah dilakukan.

"Saya kira, kreativitas, integritas itu menjadi modal utama menjadi pemimpin Indonedia," ujarnya di Studio Tribunnetwork, Palmerah Barat, Kelurahan Gelora, Jakarta Pusat, Kamis (30/11/2023). (m26)

Comments