Rossi Akui Selalu Memetik Pelajaran dari Para Rivalnya

MotoGP

Sports / MotoGP

Rossi Akui Selalu Memetik Pelajaran dari Para Rivalnya

Rossi Akui Selalu Memetik Pelajaran dari Para Rivalnya

KEPONEWS.COM - Rossi Akui Selalu Memetik Pelajaran dari Para Rivalnya TAVULLIA Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, sejatinya telah berkarier di ajang balap motor grand prix selama 20 tahun lebih. Dalam kurun waktu tersebut, Rossi pun telah menjumpai ban...
Loading...

TAVULLIA Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, sejatinya telah berkarier di ajang balap motor grand prix selama 20 tahun lebih. Dalam kurun waktu tersebut, Rossi pun telah menjumpai banyak sekali rival. Bahkan bisa dibilang kalau Rossi telah bertarung dengan para pembalap dari generasi yang berbeda.

Tercatat, sepanjang kariernya Rossi telah bersaing sengit dengan nama-nama seperti Loris Capirossi, Max Biaggi, Sete Gibernau, Jorge Lorenzo, Casey Stoner, hingga yang teranyar Marc Marquez. Meski sejatinya para pembalap tersebut ialah musuh-musuh Rossi di lintasan, namun pembalap berjuluk The Doctor itu mengakui kalau ia juga banyak belajar dari mereka.

(Begini Cara Rossi agar Bisa Raih Gelar Juara Dunia Ke-10)

Valentino Rossi vs Max Biaggi

Rossi memaparkan kalau bertarung dengan para pembalap tersebut telah membuatnya menjadi rider yang lebih kuat. Juara dunia sembilan kali itu pun tak malu untuk mengakui kalau kini bahkan ia banyak belajar dari para pembalap yang lebih muda. Meski begitu, bukan berarti kalau Rossi sudah tidak mempunyai ambisi untuk menjadi yang terbaik. Ia membeberkan targetnya tetaplah menjadi juara dunia.

Capirossi, Biaggi, Gibernau, Lorenzo, Stoner, Marquez - mereka telah membuat saya lebih baik. Ketika Kamu melawan seseorang, Kamu selalu belajar dan Kamu selalu berusaha meningkatkan diri sendiri. Utamanya dari generasi kedua - Lorenzo, Stoner dan Marquez - mereka telah membuat saya menjadi pembalap yang lebih kuat, aku Rossi, melansir dari Speedweek, Jumat (22/3/2019).

Marc Marquez vs Valentino Rossi

Saya telah menjalani dua karier, yang satu ialah kebalikan dari yang lain: Sampai 2010, para pembalap yang lain telah belajar dari saya. Sedangkan semenjak 2013, setelah tahun-tahun saya di Ducati, saya belajar banyak dari yang lain, jelas Rossi.

(fmh)

Loading...

Comments