Roasting Orang adalah Senjata Andalan Komika Kiky Saputri, Bagaimana Etika untuk Melakukannya?

Lifestyle & Fashion

Life & Style / Lifestyle & Fashion

Roasting Orang adalah Senjata Andalan Komika Kiky Saputri, Bagaimana Etika untuk Melakukannya?

Roasting Orang adalah Senjata Andalan Komika Kiky Saputri, Bagaimana Etika untuk Melakukannya?

KEPONEWS.COM - Roasting Orang adalah Senjata Andalan Komika Kiky Saputri, Bagaimana Etika untuk Melakukannya? Tayangan yang menunjukkan aksi roasting orang merupakan salah satu hal yang menarik ditonton. Istilah roasting sendiri belakangan ini cukup sering digunakan untuk oleh komedian, khususnya stand up com...

Tayangan yang menunjukkan aksi roasting orang merupakan salah satu hal yang menarik ditonton. Istilah roasting sendiri belakangan ini cukup sering digunakan untuk oleh komedian, khususnya stand up comedian atau komika ketika tampil di atas panggung.

Salah satu komika yang cukup sering memakai istilah roasting merupakan Kiky Saputri. Tidak tanggung-tanggung, komika jebolan ajang Stand Up Comedy musim 4 ini bahkan berani menyasar selebritas setingkat Denny Sumargo dan Raffi Ahmad hingga jajaran pejabat publik seperti Susi Pudjiastuti dan Fadli Zon.

Lantas, apa sebenarnya arti roasting itu sendiri?

Komika Kiky Saputri roasting Raffi Ahmad hingga sindir Kaesang Pangarep. [Indosiar / YouTube]Komika Kiky Saputri roasting Raffi Ahmad hingga sindir Kaesang Pangarep. [Indosiar / YouTube]

Apa itu roasting? Dilansir dari Urban Dictionary, roasting merupakan kondisi di mana seseorang memberikan pernyataan kejam namun dilakukan secara unik dan bijaksana dalam mengolok-olok, menarik hati, mengejek, atau membicarakan perihal omong kosong orang lain.

Imlek ialah Hari Raya Umat Khonghucu, Bukan Hanya Tahun Baru

Namun dalam beberapa kasus, melakukan roasting terhadap seseorang yang sudah dikenal bukanlah hal yang bagus. Karena, mungkin saja mereka percaya adanya kejujuran di dalam olokan roasting tersebut. Mereka mungkin tertawa, tapi tetap merasakan kepahitan. Itulah mengapa roasting harus dilakukan di waktu yang tepat.

Di Amerika Serikat sendiri, roasting sudah cukup populer semenjak tahun 1950-an. Komedi roasting yang paling terkenal saat itu ialah Comedy Central Roast yang ditayangkan di televisi.

Acara tersebut turut mengundang beberapa tokoh besar, mulai dari Pamela Anderson, Justin Bieber, hingga Presiden Donald Trump.

Etika Roasting

Seperti yang ditulis di atas, meski roasting ditujukan sebagai salah satu komedi, tentu saja dalam melakukannya tetap dibutuhkan etika supaya seseorang tidak sakit hati.

Quarter Life Crisis merupakan Periode Krusial yang Sering Bikin Galau, Begini Cara Menghadapinya

Salah satu etika roasting paling penting merupakan mendapat persetujuan dari pihak yang akan di-roasting. Sebelum tampil, biasanya akan dibuat kesepakatan perihal hal-hal apa saja yang boleh dijadikan bahan lawakan.

Ilustrasi stand up comedy, open mic. (Pixabay/Fun4All)Ilustrasi stand up comedy, open mic. (Pixabay/Fun4All)

Pihak yang di-roasting juga biasanya akan memberitahukan hal-hal apa yang tidak boleh diekspos di publik. Misalnya, roasting dengan membawa anggota keluarga, tampilan fisik, dan masih banyak lagi. Pada intinya roasting harus dilakukan sesuai kesepakatan dua belah pihak.

Meskipun komedi roasting ini mengandung ejekan terhadap seseorang, komedian tidak boleh menghilangkan rasa hormat kepada orang yang akan mereka roasting.

Apalagi, salah satu dampak dari roasting orang ialah bisa diikuti oleh warganet. Sayangnya, sebagian warganet melakukannya tanpa memikirkan etika.

Selain sebagai lelucon, komedi roasting juga dapat dijadikan bentuk kebanggaan atau penghormatan. Harapannnya, seseorang yang menjadi korban roasting dapat mendapatkan lelucon dengan selera humor yang sama, tidak sekedar kritik menjatuhkan.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Comments