Ricuh Suporter PSS Sleman Vs Arema FC, Kapolda DIY: Ada Provokasi

Sepakbola

Sports / Sepakbola

Ricuh Suporter PSS Sleman Vs Arema FC, Kapolda DIY: Ada Provokasi

Ricuh Suporter PSS Sleman Vs Arema FC, Kapolda DIY: Ada Provokasi

KEPONEWS.COM - Ricuh Suporter PSS Sleman Vs Arema FC, Kapolda DIY: Ada Provokasi Laga pembuka Liga 1 antara tuan rumah PSS Sleman menghadapi Arema FC yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Rabu malam, 14 Mei 2019 diwarnai kericuhan. Kericuhan ini bahkan menyebabkan laga tersebut sem...
Loading...

Laga pembuka Liga 1 antara tuan rumah PSS Sleman menghadapi Arema FC yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Rabu malam, 14 Mei 2019 diwarnai kericuhan. Kericuhan ini bahkan menyebabkan laga tersebut sempat dihentikan sementara di menit ke 32.

Dari pantauan di lapangan, sejumlah benda seperti botol minuman, batu hingga pecahan keramik digunakan oleh kedua suporter sebagai amunisi lemparan. Karena aksi saling lempar ini menyebabkan belasan suporter dari kedua tim mengalami luka.

Kapolda DIY, Irjen Pol Ahmad Dofiri, mengatakan aksi saling lempar kedua suporter ini terjadi karena ada provokasi. Provokasi inilah yang menjadi pangkal aksi saling lempar antarsuporter.

Dofiri menerangkan aksi saling lempar ini tak hanya sampai ke tribune. Lemparan batu dan pecahan keramik juga sempat masuk hingga ke dalam lapangan laga yang menyebabkan wasit memutuskan untuk menghentikan sementara laga.

"Ada provokasi. Ada lemparan masuk ke lapangan sehingga wasit sempat menghentikan sementara laga," ujar Dofiri.

Rusuh Suporter PSS Sleman vs Arema

Rusuh Suporter PSS Sleman vs Arema

Suporter Rusuh, Sekjen PSSI Minta Panpel PSS Sleman Tanggung Jawab

Kericuhan suporter di Stadion Maguwoharjo saat laga PSS Sleman kontra Arema FC

Rusuh Suporter di Laga PSS vs Arema FC, PT LIB Tunggu Laporan Resmi

Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman (tengah)

Kondisi Pincang, Pelatih Persebaya Ganti Taktik Hadapi Bali United

Dofiri mengungkapkan bahwa kedua belah suporter tak mempunyai permasalahan. Dofiri menceritakan sebelum laga dimulai, suporter dari kedua tim sempat buka puasa bersama.

"Sore buka bersama bareng antara kedua kelompok suporter. (Suporter Arema FC) disambut dengan baik (oleh suporter PSS Sleman)," papar Dofiri.

Dofiri berharap kericuhan yang terjadi bisa menjadi pelajaran bersama bagi suporter. Harapannya, kericuhan suporter tak lagi terulang di kemudian hari.

"Ke depan harapannya para suporter tidak saling memprovokasi," ujar Dofiri. (ase)

Loading...

Comments