RI Masih Doyan Impor BBM, Nilainya Rp300 Triliun

Ekonomi & Bisnis

News / Ekonomi & Bisnis

RI Masih Doyan Impor BBM, Nilainya Rp300 Triliun

RI Masih Doyan Impor BBM, Nilainya Rp300 Triliun

KEPONEWS.COM - RI Masih Doyan Impor BBM, Nilainya Rp300 Triliun JAKARTA - Pemerintah memastikan penerapan bauran minyak sawit dengan solar sebanyak 30% alias B30 akan dilakukan Januari 2020. Penerapan itu bertujuan mengurangi impor migas yang masih tinggi. "Impor...
Loading...

JAKARTA - Pemerintah memastikan penerapan bauran minyak sawit dengan solar sebanyak 30% alias B30 akan dilakukan Januari 2020. Penerapan itu bertujuan mengurangi impor migas yang masih tinggi.

"Impor BBM kita Rp300 triliun. Maka itu kita mau masuk B30 Januari 2020. Dan pada 2023-2024 kita masuk B100," ujar Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Gedung JCC Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Impor Solar Turun 45% berkat B20

Dia memaparkan, dengan penerapan B100, kelapa sawit Indonesia akan digunakan sendiri.

"Sehingga tidak tergantung ekspor ke eropa," ungkap dia.

Biodiesel

Sebelumnya, Pemerintah tengah melakukan uji coba penerapan bauran minyak sawit dengan solar sebanyak 30% alias B30. Penerapan B30 bertujuan mengurangi impor migas yang masih tinggi.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dadan Kusdiana mengatakan, penerapan B30 bisa mengurangi impor solar sebesar 8 hingga 9 juta kiloliter (Kl). Jikalau di rupiahkan pemerintah bisa menghemat Rp70 triliun dari impor solar.

Digunakan TNI hingga Freeport, Realisasi Penggunaan B20 Capai 97%

"8-9 juta Kl akan kita hindari impor solar. Berapa nilainya, kalikan saja misalkan sekarang HIP untuk solar Rp8.900 per liter. Kalau 8-9 juta KL sekitar Rp70 triliunan, dengan sekarang berarti sekitar USD6 miliar," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta.

(fbn)

Loading...

Comments