Review ROG Cetra: Cetar Membahana!

Games

Updates / Games

Review ROG Cetra: Cetar Membahana!

Review ROG Cetra: Cetar Membahana!

KEPONEWS.COM - Review ROG Cetra: Cetar Membahana! Apa yang Kamu pikirkan ketika mendengar sebuah perangkat audio dengan embel-embel gaming di dalamnya? Sebagian besar dari Kamu mungkin akan langsung mengasosiasikannya dengan sebuah headset berukuran...

Apa yang Kamu pikirkan ketika mendengar sebuah perangkat audio dengan embel-embel gaming di dalamnya? Sebagian besar dari Kamu mungkin akan langsung mengasosiasikannya dengan sebuah headset berukuran besar, penuh gimmick, dengan ekstra suntikan sisi kosmetik di dalamnya. Bahwa bentuk dasar headset ini seolah tumbuh menjadi standar normal. Namun seiring dengan perkembangan teknologi gaming, terutama di ekosistem mobile yang kini mulai dipenuhi beragam genre kompetitif dan single-player memesona, ada pergeseran soal sisi desain yang sengaja dirancang untuk memenuhi pasar tersebut. Hal inilah yang berusaha ditawarkan oleh ASUS ROG via ROG Cetra.

Desain dan Fasilitas

Alih-alih headset seperti perangkat audio gaming pada umumnya, ROG Cetra merupakan sebuah headphone in-ear.

Apa yang membuatnya istimewa? Karena berbeda dengan tren headset yang melekat pada identitas gaming selama ini, ROG Cetra justru diposisikan sebagai sebuah in-ear headphones yang tetap mempertahankan embel-embel gaming di dalamnya. Tentu saja seperti sebagian besar in-head headphones pada umumnya, kemampuan untuk mengisolasi suara dari luar menjadi salah satu daya tarik utama. Dikombinasikan dengan kualitas suara yang bisa ia hasilkan, maka indikator untuk menentukan kualitas yang bisa ia tawarkan, baik untuk aktivitas gaming atau multimedia yang lain tentu mengakar dari sana. Hal yang sama juga terjadi dengan ROG Cetra ini. Isolasi suara maksimal berhasil mereka capai dengan mengaplikasikan teknologi Active Noise Cancellation.

Dengan basis USB-C sebagai port dan desain yang ringkas layaknya sebuah in-ear headphone yang seharusnya, sepertinya jelas bahwa ROG Cetra memang diracik untuk gaya hidup mobile saat ini. Iam menyasar gamer mobile yang kebetulan sudah mempunyai smartphone gaming berbasis port ini atau tidak berkeberatan untuk membeli ekstra kabel konverter. Ia juga menyasar perangkat hybrid seperti Nintendo Switch yang juga sudah menunjukkan konsep yang sama. Gosip baiknya? ASUS ROG memastikan bahwa Cetra akan langsung bisa digunakan di semua perangkat tersebut secara langsung, tanpa basa-basi.

Ia menjadikan USB-C sebagai basis.

Ia juga didukung perangkat lunak ROG Armoury II untuk modifikasi efek dan kualitas suara.

Lantas, apa yang menjadikannya sebagai perangkat gaming ? Ini mungkin identifikasi yang masih berada dalam wilayah abu-abu, terlepas dari kualitasnya sebagai in-ear headphone yang pantas untuk dilirik. Dari kami setidaknya ada dua identitas yang berusaha ditawarkan untuk membuatnya pantas. Pertama? Tentu saja sisi kosmetik yang ia hadirkan. Kamu masih bertemu dengan dua logo ROG yang menyala merah di kedua bagian sisi setiap kali Kamu memakai Cetra. Sayangnya, tidak ada kesempatan untuk mengubah warna ini sama sekali mengingat konsepnya sendiri yang bukan RPG. Kedua? Tentu saja dukungan perangkat lunak memakai ROG Armoury II yang memungkinkan memodifikasi beberapa elemen yang Kamu terima. Tetapi harus diakui, efeknya sendiri tidak bisa dibilang signifikan.

Sayangnya, ROG Cetra muncul hanya dengan LED merah saja untuk sisi kosmetiknya.

Tombol kecil di sisi atas akan mengaktifkan Ambient Mode yang akan mematikan fasilitas ANC dan membiarkan suara luar masuk untuk ekstra kewaspadaan.

ROG Cetra juga menyuntikkan sebuah control bar yang fungsinya akan langsung bisa manfaatkan begitu saja. Tiga tombol di bagian utama berfungsi sebagai Play / Pause button dan juga dua tombol ekstra untuk mengatur volume secara real-time. Yang menarik ialah satu ekstra tombol yang diposisikan untuk mengaktifkan Ambient Mode . Seperti yang kita tahu, walaupun Kamu berakhir tidak menyalakan apapun, isolasi suara mumpuni ROG Cetra akan menurunkan tingkat kemawasan Kamu soal apa yang tengah terjadi di sekitar Kamu. Mengaktifkan Ambient Mode yang juga diikuti dengan sebuah lampu indikator putih kecil akan mematikan Active Noise Cancellation tersebut, membuat suara dari luar terdengar samar. Ini akan efektif untuk menangkap lebih baik apa yang tengah terjadi di sekitar Kamu, apalagi saat Kamu berada di situasi riskan seperti tengah menikmati musik saat berjalan di trotoar atau menyeberang jalan. Atau ketika Kamu didorong untuk masuk ke dalam situasi sosial tertentu.

Ia juga muncul dengan paket penjualan yang terhitung lengkap.

Satu hal lain yang kami sukai dari ROG Cetra merupakan paket penjualan yang ia usung. Bahwa tidak sekedar menunjukkan si headset saja, ia juga menyediakan beberapa konten ekstra untuk kenyamanan lebih maksimal. Kamu akan mendapatkan sebuah case cukup besar untuk menyimpannya dan membawanya kemana saja dengan lebih baik, ekstra buds dengan ukuran berbeda, ekstra penopang indera pendengaran, dan sebuah logo ASUS untuk disematkan kalau Kamu tertarik dengan nilai kosmetik ekstra tersebut. Mendapatkan beberapa ekstra konten seperti ini tentu saja menenangkan, tidak hanya karena Kamu punya lebih opsi untuk kenyamanan tetapi juga cadangan kalau Kamu kehilangan salah satu dari mereka.

Lantas, spesifikasi seperti apa yang ia usung? Ini dia spesifikasi resmi untuk ROG Cetra:

Style: In-ear (Earbud) Connector: USB-C Driver diameter: 10.8mm Microphone: Omni-Directional Impedance: 16 Ohm Frequency Response (headphones): 20 40.000Hz Frequency Response (in-line microphone): 50 10.000Hz Noise Cancellation: Active + Passive Cable Length: 1,25m Weight: 26g Tags: asus, asus rog, audio, gaming headset, headset gaming

Comments